Di ambang tenggelam, Muara Baru menghadapi ancaman banjir rob yang semakin nyata. Kenaikan muka air laut yang disertai penurunan muka tanah membuat kawasan pesisir Jakarta semakin rentan diterjang banjir rob. Terlebih, kawasan ini bukan sekadar permukiman pesisir, melainkan salah satu pusat aktivitas ekonomi kelautan yang strategis.
Di dalamnya terdapat Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia, serta Pasar Ikan Muara Baru yang mencatat omzet sekitar Rp8 hingga Rp10 miliar setiap harinya. Dengan aktivitas ekonomi sebesar itu, banjir rob yang terus berulang berpotensi menimbulkan kerugian yang tidak hanya dirasakan masyarakat pesisir, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dalam skala yang lebih luas, bahkan berpotensi merembet pada perekonomian nasional.

