Mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 3 di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (23/6/26) hingga Jumat (3/7/26) tersebut berfokus pada analisis dan pemodelan spasial dengan mengangkat tema “Pemodelan Spasial Sistem-Ekologis untuk Analisis Dinamika Lanskap dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat”.
Praya, Kabupaten Lombok Tengah, dipilih sebagai lokasi KKL karena memiliki kondisi wilayah dan beragam objek kajian yang mendukung pembelajaran berbasis lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkuat pemahaman terhadap materi perkuliahan melalui observasi, praktik lapangan, serta pengumpulan data pada objek yang relevan dengan bidang keilmuan KPJ.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan kajian di sejumlah lokasi yang telah ditentukan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Mahasiswa dibagi menjadi 16 kelompok penelitian dengan cakupan topik biodiversitas, air permukaan, vegetasi, kebencanaan, pertanian, perkotaan, mangrove, pesisir, dan evaluasi lahan.
Setiap kelompok kemudian melakukan pengumpulan data lapangan sesuai dengan topik kajian dan instrumen yang telah dipersiapkan. Data tersebut diperoleh melalui berbagai metode, antara lain observasi langsung, pengukuran, wawancara, dokumentasi, serta pencatatan kondisi lapangan.
Selama kegiatan KKL berlangsung, dosen pendamping juga turut memberikan arahan mengenai metode pengumpulan data, penggunaan instrumen, ketepatan pencatatan, pembagian tugas kelompok, keselamatan kerja hingga penyelesaian kendala yang ditemukan di lapangan.
Data yang diperoleh dari lapangan selanjutnya akan diperiksa dan diolah sebagai bahan analisis serta penyusunan laporan KKL. Mahasiswa juga akan melakukan validasi data, melengkapi data yang masih diperlukan, menyusun laporan kelompok, serta mempresentasikan hasil kegiatan dan evaluasi.
Melalui KKL 3 ini, diharapkan dapat mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa serta menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan pada periode berikutnya.

