Pengembangan Blue Economy di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak cukup hanya dengan mengenali potensi ekonomi pesisir. Pemahaman mengenai bagaimana sistem pesisir bekerja juga menjadi hal terpenting dalam penyusunan kebijakan.
Hal tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr.rer.nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc., sebagai narasumber penanggap dalam Focus Group Discussion (FGD) Laporan Pendahuluan Penyusunan Kajian Potensi dan Desain Kebijakan Blue Economy Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan Sekretariat Daerah Provinsi DIY pada Selasa (4/8/26) di Biro Tata Pemerintahan Setda DIY.


