Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyambut sebanyak 331 mahasiswa baru Angkatan 2026 dalam agenda Pembukaan Pionir Geospace 2026 pada Rabu (5/8/26). Momentum tersebut menjadi kali pertama para geograf muda memulai berdinamika di Fakultas Geografi UGM.
Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menyambut hangat kedatangan mahasiswa baru Angkatan 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat atas perjuangan para geograf muda hingga akhirnya dapat menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Geografi UGM.
Ia menegaskan bahwa menjadi mahasiswa Fakultas Geografi UGM bukanlah sebuah kebetulan, melainkan pilihan yang disadari dan patut dibanggakan oleh para geograf. Lanjutnya, Fakultas Geografi UGM merupakan pilihan yang tepat. Saat ini, berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings by Subject, Fakultas Geografi UGM menempati peringkat pertama di Indonesia, peringkat keempat di ASEAN, peringkat ke-21 di Asia serta peringkat ke-137 di dunia. “Artinya, di bidang geografi, Fakultas Geografi UGM menjadi contoh sekaligus pembanding di Indonesia,” ujarnya.
Ke depan, Fakultas Geografi UGM menargetkan dapat menembus 100 besar dunia. Menurutnya, hal tersebut tidak dapat dicapai tanpa kontribusi seluruh sivitas akademika, termasuk mahasiswa baru.
Selain itu, Prof. Kamal berpesan kepada para geograf muda untuk menjadi mahasiswa yang berkarakter baik dan berintegritas tinggi. Ia berharap mahasiswa dapat belajar dan berkegiatan dengan bahagia, sekaligus menjadi mahasiswa yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ia juga mengingatkan bahwa proses pembelajaran di Fakultas Geografi tidak hanya berlangsung di ruang kelas maupun melalui buku dan laptop, tetapi juga dilakukan melalui kegiatan survei dan observasi lapangan yang menjadi bagian dari keilmuan geografi. “Yang terpenting, jaga nama baik almamater yang akan tersemat selama kalian di sini,” pungkasnya.
Pionir Geospace merupakan rangkaian orientasi pengenalan lingkungan fakultas bagi mahasiswa baru yang berfokus pada pengenalan kompetensi serta pengembangan diri sesuai dengan keilmuan geografi.
Tahun ini, Pionir Geospace mengusung tema “Beneath the Surface: Exploring Spatiality Through Geography.” Melalui tema tersebut, mahasiswa baru diajak untuk memahami dunia, mengeksplorasi perspektif spasial serta memahami bagaimana geografi mampu mengungkap ruang dan kehidupan.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu (5/8/26) hingga Kamis (6/8/26). Pada hari pertama, mahasiswa mengikuti ORBITALK bersama Nabila Annisa dengan tema “Set Your Orbit: Navigating the Future Through Spatial Excellence”, dilanjutkan sesi Geography on View bersama Drs. Sudaryatno, M.Si., bertema “From the First Steps to Global Impact: Geography Empowers You to Shape a Better Future”. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti diskusi penyelesaian permasalahan geografi, Bincang Keprodian serta Academic and Library Insight.
Sementara itu, pada hari kedua akan dilaksanakan Parade Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Pengenalan Lingkungan Fakultas dan Laboratorium, Focus Group Discussion (FGD) hasil diskusi hari pertama serta penutupan Pionir Geospace 2026.


