Guru Besar Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Drs. Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D., menjadi penguji internasional dalam ujian disertasi doktor di Universitas Twente, Belanda, pada Rabu (3/6/2026). Ia berkesempatan menguji penelitian doktoral Devara Prawira Adiningrat, alumnus Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh Fakultas Geografi UGM.
Devara merupakan lulusan Fakultas Geografi UGM angkatan 2006 dan melanjutkan pendidikan magister di ITC Twente.
Sementara ITC sendiri sebelum bergabung dengan Universitas Twente telah lama menjalin kerja sama dengan Fakultas Geografi UGM semenjak tahun 1970-an, dimulai dengan kegiatan penelitian Serayu Project dan kemudian disusul dengan proyek lain seperti ITC-PUSPICS Project yang turut mendorong perkembangan Fakultas Geografi seperti sekarang ini.
Pada kesempatan tersebut, ia menguji disertasi doktor dengan judul “Modeling Old-growth Forests and Soil Microbial Diversity using Multisource Remote Sensing Data and eDNA”. Penelitian ini mencoba mengkaitkan eDNA hutan yang mewakili microbial diversity dari hasil analisis laboratorium dengan struktur hutan berdasarkan citra penginderaan jauh, termasuk Sentinel-2 dan LIDAR.
Ujian terbuka dipimpin oleh Prof. Norman Kerle (UT-ITC), tim promotor adalah Prof. Andrew Skidmore (UT-ITC), Dr. Michael Schlund (UT-ITC), dan Dr. Tiejun Wang (Sun Yat Sen University, China). Penguji adalah Dr. Mariela Soto-Berelov (RMIT Australia), Dr. Margarita Huesca Martinez (UT-ITC) , Dr Anton Vrieling (UT-ITC), dan Projo Danoedoro (UGM).
Keterlibatan Prof. Projo sebagai penguji juga merupakan bagian dari memperkuat hubungan akademik yang telah terjalin lama antara Fakultas Geografi UGM dan Universitas Twente.

