• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Geografi
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sambutan Dekan
    • Manajemen
      • Pimpinan Fakultas
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
    • Civitas Akademika
      • Dosen
      • Staf Kependidikan
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
      • Geografi Lingkungan
      • Kartografi dan Penginderaan Jauh
      • Pembangunan Wilayah
      • International Undergraduate Program
    • Program Pascasarjana
      • Program Studi Magister Geografi
      • Program Studi Magister Geografi Minat Pembangunan Wilayah
      • Program Studi Magister Geografi Minat MPPDAS
      • Program Studi Magister Penginderaan Jauh
      • Program Studi Doktor Geografi
    • Admisi
      • Program Sarjana
      • Program Pascasarjana
      • Program Fast Track S1 – S2
      • MATRIKULASI D4 ke S1
    • Akreditasi
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Peraturan Akademik
      • Panduan Akademik
      • Kode Etik Mahasiswa Geografi
      • Tata perilaku Mahasiswa UGM
    • Layanan Kemahasiswaan
    • Layanan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Seputar Magang
    • Beasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Ikatan Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain
  • P2M
    • Penelitian & Pengabdian Masyarakat
    • Tracer Study
  • Kerja sama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
    • Alumni
  • Fasilitas
    • Akademik
    • Student Wellbeing
    • Peminjaman Ruang
    • Ruang Kebugaran
  • Beranda
  • Rilis
  • Pelatihan AI dan Data Spasial untuk Analisis Dampak Banjir

Pelatihan AI dan Data Spasial untuk Analisis Dampak Banjir

  • Rilis
  • 6 Mei 2026, 07.30
  • Oleh: nailasalma
  • 0

Kawasan Asia-Pasifik dikenal sebagai wilayah yang rentan terhadap bencana, terutama banjir. Di Indonesia sendiri, risiko tersebut meningkat seiring pengaruh hujan monsun, kondisi geografis, serta percepatan urbanisasi yang kian masif. Kondisi ini menegaskan perlunya penguatan sistem pemantauan dan peringatan dini yang lebih efektif.

Seiring perkembangan teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan analisis data spasial-temporal dinilai dapat menjadi solusi untuk membantu mengurangi risiko bencana.

Menanggapi hal tersebut, United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN ESCAP) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Keluarga Alumni Geografi Universitas Gadjah Mada (KAGEGAMA) menyelenggarakan “Training and Youth Forum on Artificial Intelligence and Spatiotemporal Data for Flood Impact Analysis”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Selasa (5/5/26) hingga Kamis (7/5/26), di Gedung KLMB Fakultas Geografi UGM.

Kagiatan ini ditujukan untuk mendorong peningkatan kapasitas institusi dalam memanfaatkan AI dan data geospasial untuk analisis dampak banjir. Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk memperkuat keterlibatan pemuda serta membuka peluang kolaborasi.
Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono selaku Deputy for Development Policy BRIN, Dr. Eng. Budi Prawara selaku Head of OREI BRIN, Prof. Dr. Muhammad Kamal selaku Dekan Fakultas Geografi UGM, serta Dr. Joncik Muhammad, S.H., M.H. selaku Ketua KAGEGAMA yang juga menjabat Bupati Empat Lawang.

Forum ini diikuti sebanyak 22 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, baik dari kalangan profesional muda, peneliti, pejabat lembaga penanggulangan bencana, akademisi, hingga perwakilan pemerintah daerah.

Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi “AI and Geospatial Technologies for Disaster Risk and Environmental Monitoring – Country Case Studies” serta pemaparan inovasi AI dan geospasial. Kegiatan kemudian berlanjut pada hari kedua dengan demonstrasi SatGPT, pengerjaan proyek kelompok, dan sesi mentoring. Adapun pada hari ketiga, forum diisi dengan diskusi pemuda, presentasi proyek, serta pembahasan peluang pengembangan AI ke depan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam penggunaan alat geospasial berbasis AI, termasuk SatGPT. Selain itu, kegiatan ini juga membuka pemahaman terhadap berbagai inisiatif AI dan geospasial yang dikembangkan oleh ESCAP dan BRIN, sekaligus mendorong terbentuknya kolaborasi dan inovasi melalui forum pemuda dan lokakarya.

Tags: SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Rilis Berita

  • Pelatihan AI dan Data Spasial untuk Analisis Dampak Banjir
  • Kolaborasi UGM, UPI, dan University of Leeds, Social Justice Sustainability Jam Sukses Digelar
  • Tingkatkan Fasilitas Penunjang Akademik, Gedung D Siap Direnovasi

Link Pendaftaran

Link Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-6492340| 589595
Email: geografi@ugm.ac.id
Instagram : @geografiugm

Tentang

  • Sejarah
  • Visi Misi Tujuan
  • Pimpinan Fakultas
  • Senat Fakultas
  • Daftar Dosen Pengajar

Departemen

  • Geografi Lingkungan
  • Sains Informasi Geografi
  • Geografi Pembangunan
  • Pengelola Departemen
  • Pengelola Program Studi

Kemahasiswaan

  • Organisasi Kemahasiswaan
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Seputar Magang

Layanan Terpadu

  • Heregistrasi
  • Surat Kemahasiswaan
  • Virtual Office Akademik

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
Flag Counter

© 2018 Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada | IG: geografiugm

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju