• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Geografi
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sambutan Dekan
    • Manajemen
      • Pimpinan Fakultas
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
    • Civitas Akademika
      • Dosen
      • Staf Kependidikan
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
      • Geografi Lingkungan
      • Kartografi dan Penginderaan Jauh
      • Pembangunan Wilayah
      • International Undergraduate Program
    • Program Pascasarjana
      • Program Studi Magister Geografi
      • Program Studi Magister Geografi Minat Pembangunan Wilayah
      • Program Studi Magister Geografi Minat MPPDAS
      • Program Studi Magister Penginderaan Jauh
      • Program Studi Doktor Geografi
    • Admisi
      • Program Sarjana
      • Program Pascasarjana
      • Program Fast Track S1 – S2
      • MATRIKULASI D4 ke S1
    • Akreditasi
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Peraturan Akademik
      • Panduan Akademik
      • Kode Etik Mahasiswa Geografi
      • Tata perilaku Mahasiswa UGM
    • Layanan Kemahasiswaan
    • Layanan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Seputar Magang
    • Beasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Ikatan Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain
  • P2M
    • Penelitian & Pengabdian Masyarakat
    • Tracer Study
  • Kerja sama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
    • Alumni
  • Fasilitas
    • Akademik
    • Student Wellbeing
    • Peminjaman Ruang
    • Ruang Kebugaran
  • Beranda
  • Rilis
  • Dosen Geografi UGM Paparkan Riset Kebencanaan, Buka Peluang Kolaborasi Taiwan-Jepang-Indonesia

Dosen Geografi UGM Paparkan Riset Kebencanaan, Buka Peluang Kolaborasi Taiwan-Jepang-Indonesia

  • Rilis
  • 23 Juni 2026, 09.30
  • Oleh: nailasalma
  • 0

Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr.rer.nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc., memaparkan hasil riset kebencanaan dalam forum internasional Taiwan-Japan-Indonesia Disaster Research Exchange Workshop yang diselenggarakan oleh National Taipei University pada Rabu (10/6/26) hingga Kamis (11/6/26). 

Forum tersebut merupakan wadah untuk berbagi pengalaman sekaligus mengidentifikasi peluang kerjasama lanjutan dengan berbagai ahli yang memiliki bidang kajian terkait.

“Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi di masa mendatang dengan expertis dan area riset yang saling terkait atau beririsan,” ujar Prof. Aris.

Dalam paparannya, ia menyampaikan riset Retreating From Risk (RFR), proyek kolaborasi pihaknya dengan mitra internasional yaitu Amerika Serikat dan Kanada yang masih terus berjalan hingga periode 2027–2028. 

Lanjutnya, proses evaluasi proposal bersama National Geographic Foundation juga masih berlangsung sebagai salah satu peluang pengembangan riset lanjutan yang melibatkan kolaborasi dengan Taiwan dan Belanda.

“Ekstensi dan pengembangan sangat dimungkinkan untuk menjawab tuntutan serta permasalahan yang belum terselesaikan,” terangnya.

Workshop tersebut diikuti oleh sejumlah institusi dari Jepang, Indonesia, dan Taiwan, di antaranya Chiba University, Nagoya Institute of Technology, National Research and Innovation Agency (BRIN), Universitas Gadjah Mada, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Siliwangi, dan National Taipei University.

Selain sesi workshop, peserta melakukan kunjungan lapangan ke National Science and Technology Center for Disaster Reduction (NCDR) Taiwan untuk berbagi pengalaman terkait penanganan kebencanaan. Selain itu, peserta juga mengunjungi Mingxing Community di Taipei City, sebuah percontohan kampung tangguh bencana berbasis komunitas yang meraih penghargaan Disaster Prevention Demonstration Community.

Sebagai tindak lanjut, kedepannya akan dilaksanakan kolaborasi riset antara National Taipei University, UGM, dan Chiba University. “Selain itu, kami juga akan menjajaki pembentukan konsorsium sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi riset terkait climate change, disaster dan development” pungkasnya.

Tags: SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Rilis Berita

  • Mitigasi Risiko KKL, Geografi UGM Kembali Adakan Pelatihan First Aid
  • Dosen Geografi UGM Paparkan Riset Kebencanaan, Buka Peluang Kolaborasi Taiwan-Jepang-Indonesia
  • Dosen Geografi UGM Jadi Narasumber FGD Transformasi Layanan Publik Gunungkidul

Link Pendaftaran

Link Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-6492340| 589595
Email: geografi@ugm.ac.id
Instagram : @geografiugm

Tentang

  • Sejarah
  • Visi Misi Tujuan
  • Pimpinan Fakultas
  • Senat Fakultas
  • Daftar Dosen Pengajar

Departemen

  • Geografi Lingkungan
  • Sains Informasi Geografi
  • Geografi Pembangunan
  • Pengelola Departemen
  • Pengelola Program Studi

Kemahasiswaan

  • Organisasi Kemahasiswaan
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Seputar Magang

Layanan Terpadu

  • Heregistrasi
  • Surat Kemahasiswaan
  • Virtual Office Akademik

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
Flag Counter

© 2018 Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada | IG: geografiugm

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju