Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Republik Indonesia, menerima kunjungan delegasi dari College of Earth Sciences, Guilin University of Technology (GUT), Republik Rakyat Tiongkok pada Rabu (8/1). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara kedua institusi, khususnya dalam penelitian bersama (joint research) dan pertukaran mahasiswa (student exchange) di bidang Ilmu Kebumian. Kerjasama ini ditandai dengan diskusi isi Memorandum of Understanding (MOU) antara kedua belah pihak.
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Tim Jamaah Geografi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi Jak Space University, bagian dari Jakarta Satu Festival. Lewat karya berjudul “Fire of Jakarta: Menilik Aspek Kerentanan Sebagai Decision Support System Perencanaan Mitigasi Berkelanjutan”, mereka mengungguli 50 tim lain dari universitas di seluruh Indonesia.
Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Jakarta Satu ini, Tim Jamaah Geografi UGM menyajikan analisis spasial kecamatan yang memiliki kerentanan terhadap kebakaran di Provinsi DKI Jakarta.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan riset dari International Research Centre on Karst (IRCK) di bawah naungan UNESCO, yang merupakan bagian dari Institute of Karst Geology, Chinese Academy of Geosciences. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (29/11).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama dalam proyek China-ASEAN Demonstration Platform for Research and Development on Sustainable Utilization of Karst Landscape Resources yang diprakarsai oleh Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si., dosen Fakultas Geografi UGM.
Setelah mendapatkan materi teori selama beberapa hari, peserta pelatihan Ecosystem-based Approach (EbA) untuk Konservasi Mangrove dan Pemetaan Stok Karbon Permukaan Mangrove melanjutkan kegiatan dengan praktik lapangan pada Kamis (21/11). Kegiatan lapangan yang merupakan bagian dari program mendukung Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 ini dilaksanakan di Kawasan Mangrove Pantai Baros, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, pada hari keempat pelatihan.
Masih sama seperti rangkaian kegiatan sebelumnya, kegiatan lapangan diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, Non-Government Organization (NGO), dan akademisi dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam upaya bersama mengatasi perubahan iklim, Fakultas Geografi UGM menginisiasi Expert Meeting dua tahap yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan Non-Governmental Organizations (NGO) untuk membahas strategi mitigasi dan adaptasi pada sektor FOLU. Pada tahap pertama (7/11), melibatkan para pembuat kebijakan yang memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sektor FOLU. Sedang tahap kedua (22/11) melibatkan sektor swasta dan organisasi non-pemerintah untuk membahas implementasi kebijakan tersebut di lapangan.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar Pelatihan Pemodelan Landscape Dynamic. Kegiatan ini bertujuan mendukung Program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam berkelanjutan yang berlangsung selama empat hari (22-24/11) di Hotel Porta by Ambarukmo, Yogyakarta.
Pelatihan ini juga mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain nomor 4 (pendidikan yang baik), 5 (kesetaraan gender), 11 (kota dan komunitas yang berkelanjutan), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), 13 (penanganan perubahan iklim), 14 (menjaga ekosistem laut), 15 (menjaga ekosistem darat), dan 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).
Pelatihan untuk mendukung Program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 yang diselenggarakan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali diadakan. Pada kesempatan ini, mengangkat tema Pelatihan Ecosystem-based Approach (EbA) untuk Konservasi Mangrove dan Pemetaan Stok Karbon Permukaan Mangrove untuk Mendukung Program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.
Pelatihan dibuka dengan menyuguhkan materi terkait Konsep Dasar Ekologi dan Prinsip-prinsip Konservasi dan Restorasi Mangrove yang disampaikan oleh Prof. Dr. Erny Poedjirahajoe, M.P., Guru Besar di bidang ekologi hutan, khususnya hutan mangrove dengan bidang keahlian berupa forest science, ekologi hutan, dan konservasi sumber daya hutan.
The Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada, has been working with experts across the globe to create a global course on “Trigger Change! Innovative Urban Solutions for Land Restoration, A Global Course”. This global course is an initiation from the G20 (Group of Twenty) and the EU (European Union). The G20 Leaders’ Declaration, issued on 22nd November 2020, launched a “Global Initiative on Reducing Land Degradation and Enhancing Conservation of Terrestrial Habitats”. This declaration brought immense impacts and efforts to mitigate the land degradation from different perspectives. Based on a voluntary basis, the G20 countries share the ambition to achieve a 50 percent reduction in the amount of degraded land by 2040. The G20 Global Land Initiative (G20-GLI) with oversight from the United Nations for Combatting Climate Change and Desertification (UNCCD), will focus on capacity building, engaging the private sector and civil society, and showcasing success.
Pelatihan Sustainable Land Restoration (SLR) pada Lahan Kritis di Indonesia diselenggarakan untuk mendukung FOLU Net Sink 2030 yang berangkat dari kerja sama antara Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai Implementing Partner dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia. Penentuan lokus sebagai fokus wilayah pelatihan ini mengacu pada wilayah kerja prioritas program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Pelatihan berlangsung di The Alana Hotel and Convention Center, pada Selasa 29 Oktober hingga Jum’at 1 November 2024 untuk lokus Daerah Aliran Sungai (DAS) Sepaku.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan intensif selama empat hari (22-25 Oktober 2024) dengan fokus pada penerapan Pendekatan Berbasis Ekosistem (EbA) dan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Ekosistem (Eco-DRR) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola ekosistem secara berkelanjutan, sehingga dapat berkontribusi dalam mencapai target FOLU Net Sink 2030 dan mengurangi risiko bencana di Indonesia.