Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendampingi penyusunan Profil Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Kabupaten Gunungkidul melalui kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul pada Kamis (22/10/26).
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Umi Listyaningsih, S.Si., M.Si., dosen Fakultas Geografi UGM, menjelaskan bahwa pembangunan keluarga di Indonesia dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga), yang mengukur kualitas pembangunan keluarga di Indonesia berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga.
SDG 1: Tanpa Kemiskinan
Alumni Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan 1996 menyelenggarakan reuni ke-30 tahun pada Sabtu (5/9/26) di Fakultas Geografi UGM. Sebanyak 50 peserta alumni mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi napak tilas, angkringan malam, hingga penyerahan tali asih dan bibit pohon buah.
Sesuai dengan tema “Kembali ke Titik Koordinat”, reuni ke-30 ini menjadi wadah silaturahmi bagi alumni Fakultas Geografi UGM angkatan 1996, sekaligus momentum untuk mengenang masa kuliah, mempererat persaudaraan, serta memberikan kontribusi nyata kembali ke almamater.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pemeriksaan kesehatan melalui Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) serta skrining kesehatan gigi dan mulut dalam rangkaian kegiatan Minggu Gembira Dies Natalis ke-63 Fakultas Geografi UGM pada Minggu (13/9/26).
Dalam kegiatan ini, Fakultas Geografi UGM bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM untuk menyediakan layanan kesehatan POSBINDU. Layanan tersebut mencakup sejumlah pemeriksaan, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Sementara itu, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UGM Prof. Soedomo.
Alumni Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan 1986 menggelar reuni 40 tahun di Ruang SNC, Gedung KLMB Lantai 5 Fakultas Geografi UGM pada Minggu (23/8/26).
Reuni yang mengusung tema “40 Tahun Kebersamaan, Satu Passion, Selamanya GE 86” tersebut dihadiri sebanyak 40 alumni. Selain menjadi momentum untuk kembali mempererat silaturahmi, Alumni Angkatan 1986 juga menyerahkan donasi kolektif Program Sahabat Geografi Angkatan 1986.
Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Sahrodin, perwakilan alumni Angkatan 1986 kepada Fakultas Geografi UGM. Nantinya, donasi akan disalurkan kepada mahasiswa Fakultas Geografi UGM yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.
Pemberian donasi kolektif ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen alumni Angkatan 1986 dalam mendukung kemajuan akademis serta kualitas pendidikan di lingkungan Fakultas Geografi UGM.
Sebagai bagian dari rangkaian penguatan kolaborasi bersama mitra, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti kegiatan Sosialisasi Kegiatan Fasilitasi Agroforestry Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta (BPSY) pada Senin (20/6/26).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Hutan (KTH) Sedyo Makmur, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul ini dilaksanakan dalam rangka persiapan sekaligus pelaksanaan Program Fasilitasi Agroforestry Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) Tahun 2026.
Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama dengan perwakilan KTHKm melaksanakan kegiatan inventarisasi dan observasi pada kawasan potensial eduwisata Madu Bronto dan Belik Ayu.
Upaya tersebut diawali dengan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Hutan Berseri yang melibatkan Tim PPK Ormawa HMGP UGM dan masyarakat setempat. Kelompok kerja ini dibentuk untuk menghimpun data lapangan sekaligus memetakan berbagai potensi kawasan desa hutan sebagai dasar penyusunan konsep pengembangan eduwisata yang sesuai dengan karakteristik Kalurahan Banyusoco.
Di kawasan Madu Bronto, tim melakukan inventarisasi berbagai jenis tanaman serta pendataan infrastruktur pendukung yang terdapat di kawasan tersebut. Proses ini didampingi langsung oleh Ketua KTHKm Sumberwanajati I yang menaungi Madu Bronto. Kegiatan lapangan turut dilengkapi dengan penyusunan peta kasar sebagai gambaran awal rute destinasi edukasi di kawasan Madu Bronto.
Sub Tim Pokja Promosi Digital Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Branding dan Sistem Informasi pada Minggu (19/7/26). Kegiatan tersebut bertujuan membangun identitas Desa Hutan Banyusoco melalui branding dan pemanfaatan media digital.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Karang Taruna IKAMUSA Padukuhan Sawah Lor yang berperan sebagai salah satu kelompok strategis dalam pengembangan promosi desa. Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya branding sebagai identitas kawasan, khususnya dalam mendukung pengembangan potensi Desa Hutan Banyusoco.
Di balik potensi hutan yang dimiliki Kalurahan Banyusoco, tersimpan tanggung jawab besar yang diemban oleh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan. Sejak tahun 2007, empat Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) di Banyusoco memperoleh hak kelola kawasan hutan produksi melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) sebagai bagian dari Program Perhutanan Sosial. Hak kelola yang diberikan melalui perjanjian kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut berlaku hingga 35 tahun dan didampingi oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dengan komitmen untuk mengelola kawasan hutan secara lestari, produktif dan berkelanjutan.
Dalam rangka menjamin keberlanjutan studi mahasiswa, khususnya bagi yang terkendala secara finansial, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyalurkan beasiswa Sahabat Geografi Alumni Angkatan 1997 kepada 12 mahasiswa pada Selasa (21/7/26). Beasiswa Sahabat Geografi Alumni Angkatan 1997 ini merupakan bagian dari Program Donasi Sahabat Geografi Fakultas Geografi UGM melalui skema donasi kolektif per-angkatan.
Inisiatif ini telah berlangsung sejak tahun 2023 melalui penggalangan dana secara gotong royong dan sukarela dari para alumni Angkatan 1997 Fakultas Geografi UGM . Dana yang terhimpun kemudian diperuntukkan untuk membantu biaya pendidikan, baik berupa UKT maupun kebutuhan pendukung pendidikan lainnya bagi mahasiswa aktif yang mengalami kendala finansial. Sementara pada tahun ini, bantuan yang diberikan berupa pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester pada Tahun Akademik 2026/2027.
Sebanyak 101 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (29/6/26) hingga Jumat (3/7/26). Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan akuisisi data geospasial sebagai dasar penyusunan basis data untuk mendukung pengembangan potensi agrowisata di Kabupaten Magetan.
Hal ini berangkat dari keberadaan Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang mengandalkan sektor pertanian dan pariwisata untuk mendukung pembangunan daerah. Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya, wilayah tersebut berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata sehingga memerlukan pengelolaan berkelanjutan, salah satunya berbasis data geospasial.

