• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Geografi
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sambutan Dekan
    • Manajemen
      • Pimpinan Fakultas
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
    • Civitas Akademika
      • Dosen
      • Staf Kependidikan
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
      • Geografi Lingkungan
      • Kartografi dan Penginderaan Jauh
      • Pembangunan Wilayah
      • International Undergraduate Program
    • Program Pascasarjana
      • Program Studi Magister Geografi
      • Program Studi Magister Geografi Minat Pembangunan Wilayah
      • Program Studi Magister Geografi Minat MPPDAS
      • Program Studi Magister Penginderaan Jauh
      • Program Studi Doktor Geografi
    • Admisi
      • Program Sarjana
      • Program Pascasarjana
      • Program Fast Track S1 – S2
      • MATRIKULASI D4 ke S1
    • Akreditasi
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Peraturan Akademik
      • Panduan Akademik
      • Kode Etik Mahasiswa Geografi
      • Tata perilaku Mahasiswa UGM
    • Layanan Kemahasiswaan
    • Layanan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Seputar Magang
    • Beasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Ikatan Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain
  • P2M
    • Penelitian & Pengabdian Masyarakat
    • Tracer Study
  • Kerja sama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
    • Alumni
  • Fasilitas
    • Akademik
    • Student Wellbeing
    • Peminjaman Ruang
    • Ruang Kebugaran
  • Beranda
  • Rilis
  • Pakar Klimatologi UGM : Data Iklim Jadi Kunci Tata Ruang Adaptif di Era Krisis Iklim

Pakar Klimatologi UGM : Data Iklim Jadi Kunci Tata Ruang Adaptif di Era Krisis Iklim

  • Rilis, Sustainable Development Goals
  • 15 Juli 2026, 15.18
  • Oleh: nailasalma
  • 0

Di tengah ancaman bencana perubahan iklim, data iklim dinilai dapat menjadi fondasi utama yang digunakan dalam pemetaan risiko dan penyusunan proyeksi iklim untuk mewujudkan tata ruang yang adaptif sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pakar Klimatologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si., menyampaikan hal tersebut dalam siaran langsung RRI Pro 3  “Early Warning System : Strategi Tata Kelola Ruang di Era Krisis Iklim” , Senin (13/7/26). 

Dr. Emilya menjelaskan bahwa dalam perencanaan tata kelola ruang, terdapat peran data iklim, pemetaan risiko, dan proyeksi iklim yang tidak kalah penting. Ketiganya merupakan komponen yang menjadi pondasi utama untuk mewujudkan tata ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim.

“Data iklim setidaknya dalam rentang 30 tahun mencakup curah hujan, suhu, angin, dan lain sebagainya. Meski bukan hal yang mudah untuk menemukan data tersebut dan ini juga menjadi tantangan bagaimana mendapatkan data iklim yang eksis untuk memodelkan ke depannya,” jelasnya.

Melalui data iklim tersebut, lanjut Dr. Emilya, dapat dilakukan pemetaan risiko terutama bencana bencana yang disebabkan perubahan iklim. Data curah hujan, misalnya, digunakan untuk mendeteksi potensi banjir dan kekeringan, sedangkan data gelombang laut dimanfaatkan untuk menghitung tinggi gelombang beserta potensi risikonya.

Setelah dilakukan pemetaan risiko, hasilnya kemudian digunakan untuk menyusun proyeksi kondisi setiap wilayah. Sehingga akan memudahkan dalam merencanakan tata ruang kedepan. 

Ia menekankan bahwa pemanfaatan data iklim, pemetaan risiko, dan proyeksi iklim secara terpadu diperlukan agar kebijakan tata ruang mampu menjawab persoalan saat ini sekaligus mengantisipasi tantangan pada masa mendatang.

“Dengan demikian, kawasan yang diperuntukkan sebagai permukiman, kawasan industri, maupun fungsi ruang lainnya dapat direncanakan untuk jangka panjang, bahkan hingga 50 tahun ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Emilya juga menyampaikan sejumlah rekomendasi agar tata ruang di Indonesia mampu menjadi instrumen penting dalam mitigasi perubahan iklim. 

Menurutnya, proses evaluasi tata ruang perlu memasukkan isu perubahan iklim, mulai dari kondisi eksisting hingga proyeksi di masa mendatang. Selain itu, penyusunan kebijakan juga harus didukung oleh data iklim terkini serta kajian risiko yang memadai.

Ia juga menilai perencanaan tata ruang perlu mempertimbangkan keberadaan ekosistem yang berfungsi menyerap karbon sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi. Di samping itu, diperlukan sinergi berbagai pihak untuk memaksimalkan implementasi kebijakan tata ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Lebih lanjut, tambah Dr. Emilya, implementasi tata ruang juga perlu dilakukan secara lebih terbuka agar masyarakat dapat mengetahui arah pembangunan suatu wilayah.

“Jika kemudian dibuka, masyarakat tahu arah pembangunan suatu wilayah akan seperti apa,” pungkasnya.

Tags: SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Rilis Berita

  • Pakar Klimatologi UGM : Data Iklim Jadi Kunci Tata Ruang Adaptif di Era Krisis Iklim
  • Peringati Hari Bebas Sampah, Dosen Geografi UGM Sebut Perlu Perubahan Budaya Konsumsi Plastik
  • Guru Besar Geografi UGM Soroti Pentingnya Kelimpahan Data dalam Pengembangan Ocean Calculator

Link Pendaftaran

Link Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-6492340| 589595
Email: geografi@ugm.ac.id
Instagram : @geografiugm

Tentang

  • Sejarah
  • Visi Misi Tujuan
  • Pimpinan Fakultas
  • Senat Fakultas
  • Daftar Dosen Pengajar

Departemen

  • Geografi Lingkungan
  • Sains Informasi Geografi
  • Geografi Pembangunan
  • Pengelola Departemen
  • Pengelola Program Studi

Kemahasiswaan

  • Organisasi Kemahasiswaan
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Seputar Magang

Layanan Terpadu

  • Heregistrasi
  • Surat Kemahasiswaan
  • Virtual Office Akademik

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
Flag Counter

© 2018 Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada | IG: geografiugm

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju