Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Carbon Integrity Singapore (CISG) dari National University of Singapore (NUS) menyelenggarakan Knowledge Exchange Technical Workshop pada Selasa (5/8) hingga Kamis (6/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerjasama akademik dan penelitian antara UGM dan NUS, khususnya dalam bidang Forest Carbon Accounting serta Land-use/Land Cover (LULC) Mapping. Selama dua hari, kedua institusi saling bertukar pengalaman teknis terkait pendekatan metodologis dalam kedua bidang tersebut.
Workshop ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama, di antaranya untuk berbagi metodologi dan praktik terbaik dalam pemantauan karbon hutan serta pemetaan LULC. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi kesenjangan riset yang masih terbuka serta membuka peluang kolaborasi riset di masa depan.
Melalui diskusi teknis dan praktik lapangan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas keilmuan kedua institusi. Lebih daripada itu, kerja sama antara peneliti UGM dan NUS dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
Hal tersebut disampaikan Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., Dekan Fakultas Geografi UGM dalam sambutannya. “Forum ini akan memperkaya perspektif akademik kita dan memperkuat kerja sama riset antara UGM dan NUS. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini berkembang tidak hanya di bidang riset, tetapi juga pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Hari pertama kegiatan ini diawali dengan sesi pertukaran pengetahuan teknis mengenai Forest Carbon Accounting melalui pemaparan alur kerja oleh Prof. Drs. Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D, dosen Fakultas Geografi UGM, kemudian dilanjutkan oleh tim dari NUS. Diskusi dalam sesi ini menyoroti pendekatan metodologis, identifikasi topik penelitian, kesenjangan riset baik dari sisi metodologi, data, maupun teknologi, serta isu-isu regional yang relevan dalam penghitungan karbon hutan.
Sedangkan pada sesi berikutnya membahas topik Land-use/Land Cover Mapping yang dipresentasikan oleh Dr.Sc. Sanjiwana Arjasakusuma, S.Si., M.GIS., dari Fakultas Geografi UGM dan dilanjutkan dengan diskusi terkait topik tersebut.
Pada hari kedua, tim Fakultas Geografi UGM bersama empat perwakilan dari CISG NUS melakukan praktik lapangan dengan menerbangkan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di lokasi yang telah ditentukan untuk memberikan pengalaman langsung dalam pemetaan karbon hutan dan penggunaan lahan dalam kondisi nyata.

