Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui inisiasi program sister laboratory. Selain menggandeng Fakultas Geografi, program ini turut melibatkan Fakultas Kehutanan serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UGM.
Dalam diskusi yang digelar pada Selasa (5/5/2026), Deputy for Development Policy BRIN, Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono, mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan indeks inovasi nasional.
Menurutnya, optimalisasi sumber daya dari kedua pihak menjadi hal penting dalam kerja sama ini. Perguruan tinggi dinilai memiliki sumber daya manusia yang kuat. “Karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan SDM sekaligus laboratorium milik BRIN,” ujar Prof. Nunung.
Senada dengan Prof. Nunung, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Geografi UGM, Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si., M.T., M.Sc., menyebut kerja sama ini perlu dikemas dalam satu payung program yang mampu mewadahi berbagai bentuk kolaborasi.
Salah satu yang didorong adalah pemanfaatan peralatan laboratorium untuk mendukung riset bersama antar lembaga. Fakultas Geografi UGM saat ini memiliki sejumlah laboratorium unggulan yang berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi tersebut.
Ia menambahkan, inisiasi program ini juga membuka peluang perluasan jejaring kerja sama. Selain program sister laboratory, ruang lingkup kerja sama diperluas mencakup penelitian, publikasi, dan pelatihan.



