Dalam upaya memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan resmi ke National Taiwan Normal University (NTNU) dan National Taiwan University (NTU) pada Minggu (2/11) hingga Jumat (7/11). Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti implementasi program beasiswa dan pertukaran pelajar, baik melalui skema pendanaan pemerintah Taiwan maupun mitra industri di negara tersebut hingga program riset kolaboratif.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Donor Darah dan Cek Mata Gratis bertajuk “A Drop for Humanity”, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta dan Akur Optik. Kegiatan yang diprakasai Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (BEM FGE UGM) melalui Kementerian Sosial Masyarakat sukses dilaksanakan pada Minggu (2/11) di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM.
Sebanyak lebih dari 50 peserta donor darah yang terdiri atas mahasiswa, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum ikut menyemarakkan kegiatan tersebut. Selain kegiatan utama yaitu donor darah, peserta juga berkesempatan mengikuti cek mata gratis yang difasilitasi oleh Akur Optik serta menikmati fun games dalam rangka mempererat kebersamaan antar peserta.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana. Saat ini, berdasarkan QS World University Ranking by Subject bidang Geografi, Fakultas Geografi UGM tengah menempati peringkat pertama di Indonesia, kelima di ASEAN, ke-27 di Asia, dan ke-111 di tingkat global.
Sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan sekaligus memperluas international exposure tersebut, Fakultas Geografi UGM mengoptimalkan kerja sama internasional dengan menginisiasi kegiatan akademik berskala internasional salah satunya melalui pengembangan program Double Degree.
Mahasiswa Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan riset tematik di Desa Wisata Srikeminut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul pada Jum’at (17/10) hingga Minggu (19/10).
Riset Tematik merupakan program kerja tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) yang ditujukan untuk mengembangkan kajian akademik dan analisis tematik yang relevan dengan pembangunan wilayah melalui kegiatan langsung di lapangan.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan pakar dari Chiba University, Jepang, Prof. Dr. Hiroshi Asanuma, dalam kuliah umum yang bertajuk “Disaster Mitigation Based on Smart Structures/Materials” pada Selasa (28/10) di Auditorium Merapi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama akademik antara Fakultas Geografi UGM dan Chiba University yang telah terjalin sejak lama.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Asanuma. Dr. Erlis berharap kolaborasi antara Chiba University dengan pihaknya dapat terjalin lebih baik dengan lingkup yang lebih luas.
Ketersediaan sumber daya manusia yang produktif menjadi kunci utama dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045. Potensi bonus demografi yang dimiliki bangsa ini perlu dipersiapkan agar tidak berubah menjadi petaka demografi. Sejalan dengan hal itu, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN tengah menginisiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 sebagai upaya mengukur keberhasilan pembangunan sumberdaya manusia.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Umi Listyaningsih, S.Si., M.Si., Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang hadir sebagai narasumber dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan–Grand Design Pembangunan Kependudukan (PJPK–GDPK) pada Kamis (23/10) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab.Gunungkidul.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Guest Lecture bertajuk “SDGs in Practice – Shared Integrative Ecosystem Management for a Sustainable Socio-Ecological Transition in Africa” dengan menghadirkan Mr. Andreas Bauer dari BOKU University, Austria, pada Kamis (23/10) di Auditorium Merapi Fakultas Geografi.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa baik dari program Sarjana, Magister, maupun Doktor Fakultas Geografi UGM.
Dalam paparannya, Andreas Bauer Bauer menekankan peran sains dalam implementasi SDGs. “Sains bukan hanya alat analisis, melainkan juga jembatan untuk membangun kolaborasi internasional dan memperluas pertukaran pengetahuan,” ungkapnya. Ia menambahkan, bahwa SDGs merupakan proses pembelajaran berkelanjutan yang harus terus diperbarui melalui temuan ilmiah dan inovasi.
Tim OMO Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 melakukan kunjungan ke Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Result-Based Contribution Tahap Kesatu pada Implementing Partner (IP) Fakultas Geografi UGM, Jumat (17/10).
Sebagai salah satu Implementing Partner (IP) dalam program FOLU Net Sink 2030 yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Fakultas Geografi UGM memaparkan sejumlah capaian dan pembaruan hasil implementasi program. Fokus utama yang disampaikan meliputi penyusunan Matriks Indikator Nature-based Solutions (NbS) untuk menilai praktik baik pengurangan karbon di lapangan, pengembangan sistem geoportal berbasis data spasial, serta pembaruan kegiatan sepanjang 2024–2025.
Tim Geography Study Club (GSC) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih Juara II kategori Esai Ilmiah dalam ajang Geography Championship XIII 2025 yang digelar Universitas Negeri Semarang.
Tim yang beranggotakan Mujaddid Azka Fikri Ghajali (Geografi Lingkungan 2023), Darvpa Nusantara Yogya, dan Abirama Tedjamukti (Kartografi dan Penginderaan Jauh 2023) mengangkat riset berjudul “Evaluasi Tata Ruang Permukiman Kota Bekasi Berdasarkan Pemodelan Spatio-Temporal Tingkat Kerawanan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis sebagai Upaya Penanganan Risiko Bencana.”
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Analisis Hasil Training yang Berkontribusi pada Pemetaan Ecosystem-based Approach (EbA) dan Input pada Geoportal Tahap 2” sebagai bagian dari kegiatan Work Package (WP) 2.2 dalam program Indonesia’s Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam melakukan digitalisasi data praktik baik berbasis ekosistem (Ecosystem-based Approach/EbA) serta menguji kelayakan indikator penilaian praktik EbA yang telah dikembangkan oleh Fakultas Geografi UGM. Melalui proses input pada sistem Geoportal, hasil kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi capaian program FOLU Net Sink 2030.

