Di balik potensi hutan yang dimiliki Kalurahan Banyusoco, tersimpan tanggung jawab besar yang diemban oleh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan. Sejak tahun 2007, empat Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) di Banyusoco memperoleh hak kelola kawasan hutan produksi melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) sebagai bagian dari Program Perhutanan Sosial. Hak kelola yang diberikan melalui perjanjian kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut berlaku hingga 35 tahun dan didampingi oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dengan komitmen untuk mengelola kawasan hutan secara lestari, produktif dan berkelanjutan.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Mahasiswa Program Studi Magister Penginderaan Jauh (MPJ), Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 32 orang beserta tiga dosen melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada Minggu (28/6/26) hingga Jumat (3/6/26) di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan KKL Tahun 2026 ini mengangkat tema “Pemodelan Spasial Sistem Sosio-Ekologis untuk Analisis Dinamika Lanskap dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat”.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi Faculty of Social Sciences, Srinakharinwirot University (SWU), Thailand, pada Selasa (28/7/26) di Ruang 201 Gedung A Fakultas Geografi UGM. Pertemuan antara kedua belah pihak tersebut ditujukan untuk mendiskusikan berbagai potensi kerja sama dalam lingkup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menyambut langsung kedatangan delegasi SWU. Dalam sambutannya, ia turut memaparkan profil Fakultas Geografi UGM sekaligus menyampaikan berbagai potensi kerja sama yang ke depannya dapat dikembangkan bersama.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, musim kemarau kali ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dengan potensi El Niño yang dapat memperparah kondisi kekeringan. Pemerintah maupun masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi dampaknya.
Hal tersebut disampaikan Dr. Emilya Nurjani, M.Si., Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam siaran Dialog Tanggap Bencana RRI Pro 1 Yogyakarta yang membahas penanganan kondisi kekeringan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama CSIRO Australia dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak melaksanakan Workshop Water Accounting for Improved Basin Water Allocation pada Rabu (22/7/26) di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Sleman.
Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi kerja sama Serayu-Opak River Basin Data Collection dan Local Engagement for AWP Indonesia Water Accounting ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data dan memperkuat keterlibatan para pemangku kepentingan dalam penyusunan water accounting di wilayah DAS Progo.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka serangkaian kegiatan Dies Natalis ke-63 pada Jum’at (24/7/26) di halaman Gedung KLMB Fakultas Geografi UGM.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menyampaikan bahwa perjalanan sepanjang 63 tahun ini merupakan proses panjang yang tidak mudah. Selama kurun waktu tersebut, lanjutnya, Fakultas Geografi UGM telah ikut mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara melalui berbagai kontribusi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah Angkatan 2024 mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada Minggu (21/6/26) hingga Kamis (25/6/26) di Kota Madiun. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 80 mahasiswa dengan mengusung topik “Analisis Potensi dan Permasalahan di Kota Madiun”.
Kota Madiun sendiri dipilih sebagai lokasi KKL 2 karena memiliki potensi wilayah yang cukup beragam. Sektor ekonominya didominasi oleh kegiatan tersier, terutama perdagangan dan jasa, yang tercermin dari kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor tersier sebesar Rp9.769 miliar pada tahun 2024.
Sebanyak 298 mahasiswa bersama 14 dosen pembimbing mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) satu Tahun Akademik 2025/2026 dengan lintasan pengamatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Tengah, dari wilayah selatan menuju utara selama lima hari, Rabu (24/7/26) hingga Minggu (28/7/26).
Dr.rer.nat Muhammad Anggri Setiawan, M.Si., Koodinator KKL 1 mengatakan bahwa jalur tersebut dipilih untuk memperlihatkan keragaman bentang lahan Pulau Jawa Bagian Timur sebagai satu kesatuan pembelajaran geografi terpadu.
Konsorsium Penelitian Forest City yang melibatkan berbagai institusi di Indonesia dan Belanda resmi menyelesaikan rangkaian kegiatan penelitiannya. Sejak dimulai pada 2021, konsorsium ini telah menghasilkan beragam luaran penelitian juga kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Forest City merupakan konsorsium penelitian yang berfokus pada kajian pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Konsorsium ini dipimpin oleh Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc., sebagai PI dari Indonesia dan Prof. Kei Otsuki sebagai PI dari Belanda.
Sebanyak 101 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (29/6/26) hingga Jumat (3/7/26). Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan akuisisi data geospasial sebagai dasar penyusunan basis data untuk mendukung pengembangan potensi agrowisata di Kabupaten Magetan.
Hal ini berangkat dari keberadaan Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang mengandalkan sektor pertanian dan pariwisata untuk mendukung pembangunan daerah. Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya, wilayah tersebut berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata sehingga memerlukan pengelolaan berkelanjutan, salah satunya berbasis data geospasial.

