Dalam upaya bersama mengatasi perubahan iklim, Fakultas Geografi UGM menginisiasi Expert Meeting dua tahap yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan Non-Governmental Organizations (NGO) untuk membahas strategi mitigasi dan adaptasi pada sektor FOLU. Pada tahap pertama (7/11), melibatkan para pembuat kebijakan yang memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sektor FOLU. Sedang tahap kedua (22/11) melibatkan sektor swasta dan organisasi non-pemerintah untuk membahas implementasi kebijakan tersebut di lapangan.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar Pelatihan Pemodelan Landscape Dynamic. Kegiatan ini bertujuan mendukung Program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam berkelanjutan yang berlangsung selama empat hari (22-24/11) di Hotel Porta by Ambarukmo, Yogyakarta.
Pelatihan ini juga mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain nomor 4 (pendidikan yang baik), 5 (kesetaraan gender), 11 (kota dan komunitas yang berkelanjutan), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), 13 (penanganan perubahan iklim), 14 (menjaga ekosistem laut), 15 (menjaga ekosistem darat), dan 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).
Menurut laporan tracer study 2023, 93,83% lulusan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah terserap di dunia kerja, dengan 68,5% diantaranya langsung bekerja setelah lulus. Artinya, alumni Fakultas Geografi memiliki daya saing lulusan cukup tinggi, namun tetap diperlukan kesiapan khusus agar tetap relevan di dunia kerja.
Hal ini disampaikan Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Dekan Fakultas Geografi UGM pada acara Pembekalan Wisudawan Periode I Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipadukan dengan Seminar Karier bersama LinkedIn, Senin (17/11) di Auditorium Merapi Fakultas Geografi UGM bahwa setidaknya terdapat 3 kunci utama yang harus dipegang oleh mahasiswa setelah lulus.
Rabu (30/10), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan sebanyak 300 siswa dari SMA Negeri 8 Garut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan keunggulan fakultas serta prospek karier di bidang geografi. Berdasarkan data Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023, nilai minimal sekitar 650 dibutuhkan untuk masuk ke fakultas ini. Setiap tahunnya, Fakultas Geografi UGM menerima sekitar 120 mahasiswa melalui jalur SNBT dan Ujian Mandiri.
Dalam acara kunjungan tersebut, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menjelaskan bahwa Fakultas Geografi menempati peringkat pertama di Indonesia, keempat di ASEAN, dan ke-20 di Asia.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Jumat (25/10), menerima kunjungan dari 57 siswa SMA Islam Athirah Makassar beserta lima guru pendampingnya. Kegiatan yang berlangsung di Gedung D Fakultas Geografi ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat dunia geografi kepada para siswa.
Bernadia Arimurti, ST., Koordinator Bidang Administrasi Tridharma dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi, memberikan sambutan hangat kepada rombongan dari Makassar. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan secara singkat mengenai tiga departemen yang ada di Fakultas Geografi, yaitu Geografi Lingkungan, Sains Informasi Geografi, dan Pembangunan Wilayah.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pelatihan “Standarisasi Basis Data Pendukung Ecosystem Based-Approach (EbA) dan FOLU Net Sink 2030” selama empat hari, mulai Selasa (22/10) hingga Jumat (25/10), di Ruang Pertemuan Sidoasih, Hotel Grand Keisha, Yogyakarta. Kegiatan ini ditujukan dalam rangka mendukung pencapaian target program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), FOLU Net Sink 2030.
FOLU Net Sink 2030 sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya, serta meningkatkan penyerapan karbon.
Yogyakarta, 25 September 2024 – Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Geografi Lingkungan telah sukses menyelenggarakan The 6th International Conference on Environmental Resources Management in Global Region (ICERM) pada tanggal 24 September 2024. Seminar internasional ini menghadirkan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi pandangan serta hasil penelitian terkait pengelolaan lanskap dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan tema “Landscape Management and Development for Sustainable Livelihood,” ICERM 2024 bertujuan untuk membahas solusi terhadap tantangan degradasi lingkungan yang semakin mendesak. Konferensi ini menyoroti pentingnya manajemen lanskap yang berkelanjutan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan pelestarian lingkungan hidup.
Sehubungan dengan rangkaian kerjasama Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dalam program Sustainable Infrastructure Programme in Asia (SIPA) yang diinisiasi oleh Direktorat Perencanaan dan Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional Kementerian PPN/Bappenas bersama Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dan World Wildlife Fund (WWF) sebagai upaya mengarusutamakan perencanaan pembangunan jangka panjang dan jangka menengah yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang berketahanan iklim di tingkat nasional menyelenggarakan Training Pengarusutamaan Solusi Berbasis Alam untuk Perencanaan Infrastruktur Berkelanjutan pada 26-27 Agustus 2024 di Hotel Grand Tjokro Yogyakarta.
Perlindungan lingkungan dan sumber daya alam menjadi salah satu fokus utama dalam transformasi yang direncanakan pada rencana ini. Konsep pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang memperhatikan perubahan iklim dengan mengedepankan solusi berbasis alam atau yang juga dikenal dengan Nature-based Solution (NbS) menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang cerdas dan ramah lingkungan. Penting untuk mencatat bahwa kontribusi para pihak memiliki peran krusial dalam penyusunan perencanaan yang mengedepankan prinsip ramah terhadap risiko perubahan iklim dan lingkungan.
Yogyakarta, 09 September 2024 — PT Freeport Indonesia resmi menyerahkan hibah berupa 1 (satu) unit Total Station Leica TS15 Viva kepada Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Acara serah terima ini ditandai dengan penandatanganan seremonial antara perwakilan PT Freeport Indonesia, Benget Hutauruk, dan Dekan Fakultas Geografi UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., di Ruang Sidang, Fakultas Geografi UGM. Hibah ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung pendidikan di bidang teknologi survei, khususnya dalam survei tambang bawah tanah yang menjadi fokus penting di era modern ini.

