Sebanyak 50 mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023, 2024, dan 2025 mengikuti kegiatan Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) Career Trip 2026 pada Minggu (01/02/26) hingga Kamis (05/02/26). Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kunjungan ke tujuh instansi di Jakarta.
Kegiatan kunjungan instansi ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung keterkaitan antara ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan implementasinya di dunia kerja. Hal ini sejalan dengan salah satu kajian dalam Pembangunan Wilayah, yakni menemukan cara yang tepat untuk membangun dan mengembangkan suatu daerah.
Dosen pendamping HMGP Career Trip, Dr. Agung Satriyo Nugroho, S.Si., M.Sc., menyampaikan bahwa suatu wilayah dapat berkembang apabila memiliki perencanaan yang baik. Pembelajaran dalam Pembangunan Wilayah, menurutnya, diperlukan untuk mengkaji isu serta permasalahan yang terjadi di suatu wilayah kemudian menyusun rekomendasi kebijakan terkait perencanaan di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, sejumlah instansi yang dikunjungi mahasiswa menjadi destinasi utama untuk menggali informasi lebih dalam terkait proses pengkajian serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang baik dan tepat.
Terdapat tujuh lembaga yang menjadi tujuan kunjungan, meliputi instansi pemerintah dan lembaga non-pemerintah, khususnya lembaga internasional yang berada di Jakarta. Di antaranya Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, World Bank Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta World Resources Institute (WRI).
“Instansi yang dikunjungi oleh Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan tidak terbatas pada instansi pemerintah saja. tetapi juga menyasar swasta dan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan dimensi pembangunan yang berkembang saat ini telah berfokus pada empat hal, yaitu pemerintah, masyarakat, perusahaan, dan komunitas,” katanya.
Kegiatan HMGP Career Trip merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan melalui audiensi interaktif berupa pemaparan materi dari instansi terkait dan sesi tanya jawab. Peserta juga diajak berkeliling untuk melihat suasana di instansi yang dikunjungi sebelum mengikuti pemaparan materi dari narasumber. “Peserta dapat memberikan pertanyaan terkait tugas dan fungsi instansi terkait, rencana program magang, dan sebagainya,” tambah Dr. Agung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai berbagai aspek pembangunan wilayah serta memperoleh gambaran saat memasuki dunia kerja. “Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan dalam hal ini menjadi wadah bagi para mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah untuk berkembang dan mengetahui jenis serta substansi instansi-instansi yang kedepannya diharapkan menjadi salah satu tempat mahasiswa Pembangunan Wilayah meneruskan perjalanan kehidupannya,” jelasnya.




