• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Geografi
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sambutan Dekan
    • Manajemen
      • Pimpinan Fakultas
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
    • Civitas Akademika
      • Dosen
      • Staf Kependidikan
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
      • Geografi Lingkungan
      • Kartografi dan Penginderaan Jauh
      • Pembangunan Wilayah
      • International Undergraduate Program
    • Program Pascasarjana
      • Program Studi Magister Geografi
      • Program Studi Magister Geografi Minat Pembangunan Wilayah
      • Program Studi Magister Geografi Minat MPPDAS
      • Program Studi Magister Penginderaan Jauh
      • Program Studi Doktor Geografi
    • Admisi
      • Program Sarjana
      • Program Pascasarjana
      • Program Fast Track S1 – S2
      • MATRIKULASI D4 ke S1
    • Akreditasi
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Peraturan Akademik
      • Panduan Akademik
      • Kode Etik Mahasiswa Geografi
      • Tata perilaku Mahasiswa UGM
    • Layanan Kemahasiswaan
    • Layanan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Seputar Magang
    • Beasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Ikatan Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain
  • P2M
    • Penelitian & Pengabdian Masyarakat
    • Tracer Study
  • Kerja sama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
    • Alumni
  • Fasilitas
    • Akademik
    • Student Wellbeing
    • Peminjaman Ruang
    • Ruang Kebugaran
  • Beranda
  • Rilis
  • Peneliti Geografi UGM Kaji Rekonstruksi Peran Gender Pasca-Hadirnya Listrik di Sumba

Peneliti Geografi UGM Kaji Rekonstruksi Peran Gender Pasca-Hadirnya Listrik di Sumba

  • Rilis
  • 24 April 2026, 15.17
  • Oleh: nailasalma
  • 0

Tim peneliti Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian lapangan berjudul “Menuju Penerapan Listrik Terbarukan yang Berperspektif Gender: Aplikasi Time Geography dalam Memahami Rekonstruksi Norma Gender Pasca-Hadirnya Listrik di Perdesaan Sumba, Indonesia” pada Kamis (16/4/26) hingga Sabtu (18/4/26).

Ketua tim peneliti, Hafidz Wibisono, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan bahwa penelitian ini berangkat dari implementasi elektrifikasi yang selama ini dinilai masih didominasi pendekatan tekno-ekonomis, sehingga berisiko menyebabkan kegagalan proyek di wilayah seperti Sumba.

Tim peneliti yang juga diikuti oleh Dr. Alia Fajarwati, S.Si., M. IDEA., dan Muhammad Galang Ramadhan Al Tumus, S.Si., melakukan penelitian tersebut menggunakan pendekatan time geography.

Aplikasi time geography sendiri digunakan untuk memetakan perubahan perilaku spasio-temporal dan mobilitas harian laki-laki serta perempuan melalui instrumen hourly diaries guna memahami bagaimana akses energi merekonstruksi norma gender di tingkat lokal.

“Data yang diperoleh melalui pendekatan time geography memberikan gambaran awal yang kuat mengenai rekonstruksi norma gender di perdesaan Sumba pasca-elektrifikasi,” terang Hafidz.

Pada tahap ini, tim peneliti mengumpulkan data primer mencakup wawancara mendalam dan observasi di Desa Wairara, Kecamatan Mahu dan Desa Umalulu, Kecamatan Umalulu.

Tim melakukan observasi pada pola ruang-waktu harian masyarakat. Sementara itu, wawancara dilakukan untuk memetakan bagaimana infrastruktur listrik memengaruhi pembagian kerja dan interaksi sosial di lingkungan rumah tangga maupun komunitas. 

“Wawancara dilakukan bersama tokoh kunci desa, di antaranya Mama Desa di Wairara dan Bapak Desa di Umalulu, guna menggali perspektif lokal mengenai pemanfaatan listrik desa,” tambahnya.

Penelitian ini merupakan bagian dari skema pemanfaatan hibah Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition World Class University (EQUITY WCU) periode 2025/2026. 

Selanjutnya, sambung Hafidz, hasil data lapangan akan diolah untuk memenuhi target luaran utama hibah EQUITY WCU, yaitu publikasi dalam bentuk Original Research Article di jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus (Q1). 

“Melalui analisis terhadap rekonstruksi peran gender ini, tim peneliti merumuskan intervensi kebijakan transisi energi yang lebih kontekstual, sensitif gender, dan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian SDG 7 di wilayah perdesaan Indonesia,” pungkas Hafidz.

 

Tags: SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 5: Kesetaraan Gender SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Rilis Berita

  • Peneliti Geografi UGM Kaji Rekonstruksi Peran Gender Pasca-Hadirnya Listrik di Sumba
  • Geografi Dinilai Perlu Jadi Mata Pelajaran Wajib di Seluruh Jenjang
  • Selama UTS, Fakultas Geografi UGM Sediakan Sarapan Gratis

Link Pendaftaran

Link Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-6492340| 589595
Email: geografi@ugm.ac.id
Instagram : @geografiugm

Tentang

  • Sejarah
  • Visi Misi Tujuan
  • Pimpinan Fakultas
  • Senat Fakultas
  • Daftar Dosen Pengajar

Departemen

  • Geografi Lingkungan
  • Sains Informasi Geografi
  • Geografi Pembangunan
  • Pengelola Departemen
  • Pengelola Program Studi

Kemahasiswaan

  • Organisasi Kemahasiswaan
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Seputar Magang

Layanan Terpadu

  • Heregistrasi
  • Surat Kemahasiswaan
  • Virtual Office Akademik

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
Flag Counter

© 2018 Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada | IG: geografiugm

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju