• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Geografi
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sambutan Dekan
    • Manajemen
      • Pimpinan Fakultas
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
    • Civitas Akademika
      • Dosen
      • Staf Kependidikan
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
      • Geografi Lingkungan
      • Kartografi dan Penginderaan Jauh
      • Pembangunan Wilayah
      • International Undergraduate Program
    • Program Pascasarjana
      • Program Studi Magister Geografi
      • Program Studi Magister Geografi Minat Pembangunan Wilayah
      • Program Studi Magister Geografi Minat MPPDAS
      • Program Studi Magister Penginderaan Jauh
      • Program Studi Doktor Geografi
    • Admisi
      • Program Sarjana
      • Program Pascasarjana
      • Program Fast Track S1 – S2
      • MATRIKULASI D4 ke S1
    • Akreditasi
  • Akademik & Kemahasiswaan
    • Peraturan Akademik
      • Panduan Akademik
      • Kode Etik Mahasiswa Geografi
      • Tata perilaku Mahasiswa UGM
    • Layanan Kemahasiswaan
    • Layanan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Seputar Magang
    • Beasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Ikatan Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain
  • P2M
    • Penelitian & Pengabdian Masyarakat
    • Tracer Study
  • Kerja sama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
    • Alumni
  • Fasilitas
    • Akademik
    • Student Wellbeing
    • Peminjaman Ruang
    • Ruang Kebugaran
  • Beranda
  • Rilis
  • Gali Warisan Hidup Lereng Merbabu Lewat Studi Lapangan dan Riset Terpadu

Gali Warisan Hidup Lereng Merbabu Lewat Studi Lapangan dan Riset Terpadu

  • Rilis
  • 18 Februari 2026, 11.25
  • Oleh: nailasalma
  • 0

Ekspedisi EGSA 2026 kembali diselenggarakan sebagai bagian dari realisasi program kerja Divisi Penelitian dan Pendidikan oleh Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada melalui Environmental Geography Student Association (EGSA) pada Sabtu (03/01/26) hingga Rabu (07/01/26) di Kecamatan Sawangan, Magelang. 

Pada tahun ini, Ekspedisi EGSA diikuti oleh 70 mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan angkatan 2024 dan 2025 dengan mengusung tema “Sawangan Suwarnadwipa: Unearthing the Living Heritage of Merbabu”.

Lokasi kajian yang dipusatkan di lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu ini memaknai Sawangan sebagai “pulau emas” dengan potensi ekonomi, ekologis, dan budaya yang perlu digali dan dikelola secara berkelanjutan. 

“Lokasi kajian tersebut memiliki bentang alam vulkanik yang dinamis, potensi agrikultur dan sumber daya air yang melimpah, serta daya tarik wisata alam, namun juga rentan terhadap bencana alam sehingga menjadikannya laboratorium alam yang relevan untuk kajian geografis terpadu,” terang Raka Mukti Ardika Putra, Ketua Ekspedisi EGSA 2026.

Selama pelaksanaan kegiatan, para ekspeditor melakukan pengamatan, pengukuran, pencatatan, dan pengumpulan data primer sesuai fokus kajian yang terbagi dalam tujuh divisi kajian, yaitu ekonomi lingkungan, geografi infrastruktur, geografi manusia, geohidrologi, hidrologi permukaan, manajemen bencana, serta survei dan pemetaan geomorfologi. Beragam topik kajian tersebut berangkat dari permasalahan, potensi, serta kebutuhan masyarakat di lokasi kajian.

Seperti halnya divisi ekonomi lingkungan meneliti kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan budidaya stroberi di Banyuroto melalui Cost-Benefit Analysis. Kemudian, divisi geografi infrastruktur mengkaji kesiapsiagaan infrastruktur wisata terhadap bencana alam di Sawangan. Divisi geografi manusia mendalami budaya dan nilai hidup komunitas Pahoman Sejati. Divisi geohidrologi menganalisis dan memetakan potensi mata air berbasis ADMT dan kualitas air. Divisi hidrologi permukaan menganalisis debit sungai daerah hilir Sawangan dengan metode rating curve.

Sementara divisi manajemen bencana memetakan bahaya longsor berbasis machine learning disertai edukasi mitigasi. Serta divisi survei dan pemetaan geomorfologi mengestimasi volume dan tinggi kolom erupsi Merbabu melalui pemetaan Mlbo (Massive Lapili Brown Orange).

Ia menambahkan bahwa kegiatan lapangan ini merupakan puncak dari proses yang sebelumnya telah dipersiapkan melalui tahap pra-lapangan pada Oktober hingga Desember 2025. Setelah tahapan lapangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan dan analisis data yang bermuara pada luaran berupa artikel ilmiah populer, yang kemudian dikemas dalam Majalah Ekspedisi EGSA 2026, serta video Lensa Ekspedisi EGSA 2026 sebagai media diseminasi hasil kajian kepada khalayak luas. 

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2009, Ekspedisi EGSA telah menjadi agenda tahunan yang berfokus pada pengkajian komprehensif terhadap fenomena lingkungan fisik dan sosial. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran lapangan bagi mahasiswa Geografi Lingkungan dengan mengintegrasikan penguatan kapasitas akademik dan praktik riset geografis secara langsung di wilayah kajian.  

Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan luaran ilmiah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan mahasiswa sebagai geografer muda yang peka terhadap persoalan lingkungan dan sosial, serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. 

“Melalui Ekspedisi EGSA 2026, kami ingin menjadikan Sawangan sebagai ruang belajar yang nyata bagi mahasiswa, sekaligus menghadirkan kajian yang dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkas Raka.

Tags: SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 15: Ekosistem Daratan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Rilis Berita

  • Gali Warisan Hidup Lereng Merbabu Lewat Studi Lapangan dan Riset Terpadu
  • Geotalk Bahas Potensi Geodiversity Kawasan Cincin Api Pasifik
  • Konsorsium Indonesia-Belanda Targetkan Dua Luaran Utama Riset IKN

Link Pendaftaran

Link Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Sekip Utara, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-6492340| 589595
Email: geografi@ugm.ac.id
Instagram : @geografiugm

Tentang

  • Sejarah
  • Visi Misi Tujuan
  • Pimpinan Fakultas
  • Senat Fakultas
  • Daftar Dosen Pengajar

Departemen

  • Geografi Lingkungan
  • Sains Informasi Geografi
  • Geografi Pembangunan
  • Pengelola Departemen
  • Pengelola Program Studi

Kemahasiswaan

  • Organisasi Kemahasiswaan
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Seputar Magang

Layanan Terpadu

  • Heregistrasi
  • Surat Kemahasiswaan
  • Virtual Office Akademik

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
Flag Counter

© 2018 Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada | IG: geografiugm

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju