Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan akademik ke sejumlah universitas di Belanda pada Senin (21/9/26) hingga Rabu (23/9/26). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama akademik yang sebelumnya telah terjalin sekaligus mengembangkan peluang kolaborasi baru.
Kunjungan pertama dilakukan ke University of Groningen pada Senin (21/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak membahas tindak lanjut penyesuaian kurikulum program Double Degree Minat Studi Perencanaan Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai (MPPDAS) Fakultas Geografi UGM dengan Master of Science in Environmental and Infrastructure Planning (EIP) University of Groningen, serta Minat Studi Pembangunan Wilayah (MPW) Fakultas Geografi UGM dengan Master of Science in Society, Sustainability and Planning (SSP) University of Groningen.
Inisiatif pengembangan kerja sama Double Degree tersebut juga telah terdaftar dalam skema pendanaan LPDP Double Degree.
Selanjutnya, pada Selasa (22/9/2026), Fakultas Geografi UGM melakukan kunjungan akademik ke Radboud University Nijmegen. Kedua pihak berdiskusi mengenai renewal program Double Degree Magister Geografi (MGeo) Fakultas Geografi UGM dengan Human Geography Programme, Spatial Planning Programme, serta Environment and Society Studies di Radboud University Nijmegen.
Kunjungan dilanjutkan ke University of Twente pada Rabu (23/9/2026). Fakultas Geografi UGM melakukan diskusi terkait program Double Degree Master’s in Geo-Information Science and Earth Observation (MGEO) di Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation (ITC), University of Twente, dengan program Magister Penginderaan Jauh (MPJ) Fakultas Geografi UGM.
Program Double Degree tersebut juga telah terdaftar dalam skema beasiswa LPDP. Selain membahas program Double Degree, diskusi kedua pihak turut membuka peluang kerja sama lainnya, antara lain pertukaran mahasiswa dan mobilitas internasional, penelitian doktoral bersama, serta joint supervision antara UGM dan ITC.
Kedua pihak juga membahas peluang penelitian bersama, khususnya terkait isu-isu terkini mengenai risiko bencana dan pengelolaan bencana.


