Setelah satu tahun riset INUCoST berjalan, dua dosen Departemen Geografi Pembangunan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., dan Hafidz Wibisono, S.T., M.T., Ph.D., memaparkan hasil diseminasi riset dalam kegiatan Workshop Early Research Dissemination di Gedung ASEEC Universitas Airlangga pada Senin (29/6/2026).
INUCoST merupakan konsorsium kemitraan riset jangka panjang yang melibatkan universitas-universitas di Belanda, yaitu Leiden, Deft dan Erasmus serta lima perguruan tinggi di Indonesia yang terdiri dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga dan Universitas Mulawarman.
Pada rangkaian penelitian multiyears INUCoST, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., memaparkan hasil diseminasi riset kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Leiden University dengan judul “Towards Smart Cities and Smart Urbanism: A Study on Citizen Knowledge, Democratic Governance, and Inclusive Development in IKN and Its Surrounding Areas.”

Sementara itu, Hafidz Wibisono, S.T., M.T., Ph.D., mewakili tim bidang energi memaparkan hasil diseminasi riset dengan judul “Towards Democratic, Just, Resilient, and Sustainable Energi Transition in New Capital of IKN and Its Surrounding Areas: Study on Smart Energi System to Support Clean, Democratic, and Just Energi Governance.”
Dari penelitian yang telah berjalan, para peneliti menghasilkan beberapa luaran meliputi buku, artikel pada jurnal internasional bereputasi, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi penelitian.
Selain pemaparan hasil diseminasi, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk menyampaikan rencana penelitian tahun kedua yang akan dimulai pada tahun ini. Dalam kegiatan ini turut hadir mitra penelitian dari Leiden University, Prof. Bart Barendregt.


