Dekan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menegaskan pentingnya integritas, moralitas, dan tanggung janji bagi pejabat baru di lingkungan Fakultas Geografi UGM sebagai tiga poin utama dalam menjalankan tugas manajerial. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Serah Terima Jabatan Ketua Departemen dan Ketua Program Studi periode 2026–2031 serta Kepala Laboratorium Tata Ruang Wilayah yang digelar pada Rabu (07/01/26) di Ruang Sidang A201 Fakultas Geografi UGM.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, Tim Laboratorium Tata Ruang Wilayah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengkaji perkembangan pariwisata di Desa Wisata Srikeminut.
Kajian mengenai pengembangan desa wisata tersebut dipilih sebagai respon tindak lanjut dari peningkatan tren pembentukan desa wisata yang mengangkat nilai keunikan budaya lokal. Desa Wisata Srikeminut sendiri memiliki potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan berbasis edukasi yang dapat terus dikembangkan sebagai modal sosial-ekonomi masyarakat.
Upaya menghadapi isu perubahan iklim membuka peluang karier baru bagi lulusan Geografi. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam pembekalan calon wisudawan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode I Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Merapi, Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, alumni Geografi UGM, Fabia Hulwa Shelfia Putri, S.Si., membagikan pengalaman sekaligus memaparkan strategi berkarier di organisasi non-pemerintah (NGO) kepada 140 calon wisudawan.
Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, menyampaikan bahwa geografi merupakan disiplin ilmu yang sangat relevan dalam menjawab isu global, termasuk perubahan iklim. Karena itu, kegiatan pembekalan ini ditujukan agar para wisudawan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi. “Kita akan melihat peluang kerja di sektor NGO sesuai tema hari ini, agar ada gambaran apa saja yang perlu dipersiapkan,” ujarnya.
Dalam rangka mendukung Program UGM Sustainability Campus Action 2025, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada memperkuat literasi keberlanjutan melalui peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam memproduksi informasi publik. Hal tersebut disampaikan Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., dalam Workshop bertema “Basic News Writing for Sustainability” yang diselenggarakan di Ruang Siti Nurbaya Center (SNC), Fakultas Geografi UGM.
“Penyampaian informasi yang menarik, jujur, dan berdampak menjadi kunci agar nilai-nilai keberlanjutan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Dr. Erlis (21/11/25).
Pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, kini menuntut setiap individu untuk mengambil langkah bijak dalam memanfaatkan media sosial. Hal ini disampaikan Dr. Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, dalam workshop “Bijak dalam Bermedia Sosial” bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) pada Sabtu (25/10) di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM.
“Media sosial membawa banyak manfaat, terutama dalam memudahkan komunikasi tanpa batas ruang dan waktu. Namun di sisi lain, kita juga perlu waspada terhadap dampak negatifnya, seperti berkurangnya privasi, potensi kecanduan, hingga persoalan hukum yang mungkin timbul,” ungkapnya dalam sambutan pembuka.
Dunia saat ini tengah menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim. Mandat global, termasuk yang dikeluarkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), menegaskan pentingnya pengurangan emisi serta penerapan pembangunan rendah karbon (low carbon development).
Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di bidang lingkungan seiring dengan transisi menuju ekonomi hijau (green economy) dan target net-zero emission. Laporan ILO (2022) bahkan memperkirakan transisi tersebut akan menciptakan 24 juta lapangan kerja baru secara global pada 2030.
Sebanyak 100 mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi dikukuhkan sebagai alumni pada Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2024/2025, Selasa (26/08), di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM. Dari total 100 lulusan, 47 berasal dari Program Studi Geografi Lingkungan, 26 dari Kartografi dan Penginderaan Jauh, serta 27 dari Pembangunan Wilayah.
Dalam momentum tersebut, Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menegaskan bahwa bangsa ini tengah menghadapi banyak persoalan kompleks. Karena itu, ia mengharapkan para lulusan Fakultas Geografi UGM dapat menjadi bagian dari solusi nyata.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 dengan tema “Public Speaking sebagai Bekal Wisudawan Menuju Karier Impian”, Kamis (21/8), di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan bekal kepada para calon wisudawan dalam menghadapi dunia kerja.
Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para wisudawan akan segera memasuki fase baru sebagai alumni dengan berbagai tantangan, khususnya pada masa transisi setelah kelulusan.
Bagi sebagian orang, arah karier lulusan geografi kerap dipersepsikan membingungkan. Padahal, keilmuan ini justru memiliki cakupan yang sangat luas dan dapat menembus berbagai sektor strategis, termasuk energi dan sumber daya alam. Potensi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus tulang punggung kemajuan Indonesia di masa depan.
Berangkat dari gagasan tersebut, Unit Pengembangan Karier dan Alumni (UPKA) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Career Development Talks #1 bertajuk “Unlock Your Geopower: Jelajah Inspirasi Karier Lulusan Geografi”. Pada sesi perdana ini, fokus pembahasan diarahkan pada sektor energi dan sumber daya. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 120 peserta diajak melihat peluang karier di bidang tersebut melalui pengalaman para alumni yang telah terjun di dunia profesional.
Sebanyak 69 mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan 2023 mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) II yang diselenggarakan di Kota Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Senin (23/6) hingga Jumat (27/6), dengan fokus pada analisis potensi serta permasalahan wilayah di Kota Magelang.
Dengan mengusung tema “Analisis Potensi dan Permasalahan Wilayah”, mahasiswa diajak untuk mengkaji secara langsung berbagai dinamika pembangunan di Kota Magelang. Kota Magelang sendiri memiliki kombinasi potensi wilayah dan persoalan pembangunan di berbagai kelurahan yang menarik untuk diteliti.

