Delegasi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Mohammad Isnaini Sadali, S.Si., M.Sc., yang juga merupakan dosen Fakultas Geografi UGM memaparkan hasil kajiannya terkait “Digital Transformation in Geography Teaching and Learning at UGM: Experiences and Perspectives” dalam Annual Meeting of Asia and ASEAN Center for Educational Research, pada Rabu (07/01/26) hingga Kamis (08/01/26) di Chiba University, Jepang.
Dalam pertemuan ilmiah tersebut, ia membicarakan soal transformasi digital dalam pendidikan tinggi melampaui adopsi teknologi, serta mencakup reorientasi metodologi pembelajaran, kurikulum, dan infrastruktur akademik.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Ekspedisi EGSA 2026 kembali diselenggarakan sebagai bagian dari realisasi program kerja Divisi Penelitian dan Pendidikan oleh Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada melalui Environmental Geography Student Association (EGSA) pada Sabtu (03/01/26) hingga Rabu (07/01/26) di Kecamatan Sawangan, Magelang.
Pada tahun ini, Ekspedisi EGSA diikuti oleh 70 mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan angkatan 2024 dan 2025 dengan mengusung tema “Sawangan Suwarnadwipa: Unearthing the Living Heritage of Merbabu”.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan OLGENAS International Geolympiad 2026, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan GeoTalk pada Rabu (21/01/26) di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM.
Pada tahun ini, GeoTalk mengangkat tema “Exploring Potential on the Ring of Fire: A Geological Diversity-Based Approach to Tourism and Natural Heritage Management.” Tema tersebut membahas potensi geodiversity di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), yang dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas geologi tinggi sekaligus memiliki kekayaan bentang alam dan warisan geologi yang bernilai tinggi.
Kebutuhan akan pemahaman mendalam terkait isu pembangunan berkelanjutan dan net zero development kian krusial. Pengetahuan ini tidak cukup berhenti pada tataran kebijakan maupun diskusi para pakar, melainkan perlu menjangkau masyarakat luas agar terbentuk kesadaran kolektif. Dalam konteks tersebut, sektor pendidikan memegang peranan strategis sebagai motor penggerak perubahan perilaku serta pola pikir lintas generasi.
Hal ini disampaikan Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Sc., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam kegiatan Indonesia Net Zero Networks Seminar yang diselenggarakan Fakultas Geografi UGM sebagai implementing partner bersama University of Leeds, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Resilience Development Initiative pada Senin (26/01/26) di Yogyakarta.
Sebanyak 33 mahasiswa Program Studi Geografi Lingkungan angkatan 2023 dan 2024 melakukan kunjungan ke sejumlah instansi selama tiga hari, Senin (26/01/26) hingga Rabu (28/01/26). Melalui tema “Integrating Spatial Planning and Resource Management: Developing Environmental Collaboration”, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung sekaligus pengenalan dunia kerja khususnya di bidang geografi.
Instansi yang dikunjungi meliputi Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, PT Perikanan Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Badan Informasi Geospasial (BIG).
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Selasa (27/01/26) di Ruang A201 Fakultas Geografi UGM. Kunjungan akademik ini dilaksanakan dalam rangka penjajakan dan penguatan kerja sama pendidikan dan penelitian antar kedua institusi.
Kunjungan tersebut menjadi forum diskusi strategis untuk melanjutkan serta memperluas kemitraan yang telah terjalin sebelumnya. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak menyepakati sejumlah tindak lanjut, termasuk pembaruan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tingkat universitas (University-to-University/U-to-U), yang difasilitasi dan disaksikan oleh Fakultas Geografi UGM dan Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) UKM.
The Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada welcomed a delegation from Ibaraki University, Japan, as part of ongoing efforts to strengthen international academic collaboration in the fields of Earth Sciences and Geography, on Tuesday (27/01/26).
The visiting delegation consisted of Prof. Takeshi Hasegawa and Prof. Festus Tongwa Aka from the Department of Earth Sciences, Faculty of Science, Ibaraki University, accompanied by Kazuki Ishii (Ph.D. candidate), Yuzuki Seki, and Mina Sakamoto (Ibaraki University staff).
Sebuah pertemuan singkat namun berkesan telah mengantarkan Andrew Mulabbi pada pilihannya untuk melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat itu, seorang dosen UGM berkunjung ke Uganda dan meninggalkan kesan mendalam bagi Andrew, bukan semata pada institusi asalnya, melainkan karena cara sang dosen membagikan ilmu dihadapan mahasiswa sarjana di salah satu perguruan tinggi tempat ia menempuh studi. Dari sanalah keinginan Andrew untuk melanjutkan studi ke Indonesia mulai tumbuh.
Andrew, yang akrab disapa demikian, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Fakultas Geografi UGM melalui program beasiswa Kemitraan Negara Berkembang atau KNB, sebuah skema beasiswa pemerintah Indonesia bagi negara negara berkembang. Keinginan tersebut menjadi bagian dari visinya untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya, menjadi dosen layaknya dosen UGM yang pernah ia kenalinya itu.
Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) III, salah satu mata kuliah wajib pada Program Studi Geografi Lingkungan (GEL). Pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026, KKL III dilaksanakan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (5/1/26) hingga Kamis (8/1/26).
Pelaksanaan KKL III ini selaras dengan kompetensi Program Studi GEL, yakni mencetak sarjana yang memiliki keahlian dalam bidang pengelolaan lingkungan dan wilayah. Mahasiswa diajak untuk mengkaji daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di wilayah tersebut. Sebanyak 98 mahasiswa yang mengikuti KKL III kemudian dibagi ke dalam 10 kelompok kajian, meliputi: Ekonomi Lingkungan, Geohidrologi, Hidrologi Permukaan, Geografi Industri, Ketenagakerjaan, Klimatologi, Geografi Pertanian, Ekologi Bentang Lahan, Kerawanan Bencana, Kerentanan Bencana.
Dalam pelaksanaannya, meskipun Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) menjadi luaran utama KKL III, setiap kelompok mahasiswa juga memiliki luaran tambahan sesuai kelompok kajian. Masing-masing tim kelompok melakukan berbagai metode, salah satunya pada kelompok kajian geografi pertanian, mereka melakukan kegiatan antara lain; forum group discussion (FGD) dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian, wawancara dengan pelaku UMKM dan industri marmer skala internasional, serta wawancara dengan petani dan masyarakat setempat. Selain itu, juga dilakukan validasi hasil D3TLH pada setiap grid dan lokasi yang telah ditentukan untuk masing-masing divisi.
Dekan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menegaskan pentingnya integritas, moralitas, dan tanggung janji bagi pejabat baru di lingkungan Fakultas Geografi UGM sebagai tiga poin utama dalam menjalankan tugas manajerial. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Serah Terima Jabatan Ketua Departemen dan Ketua Program Studi periode 2026–2031 serta Kepala Laboratorium Tata Ruang Wilayah yang digelar pada Rabu (07/01/26) di Ruang Sidang A201 Fakultas Geografi UGM.

