Laboratorium Kewilayahan Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, melalui tim Praktikum Pengembangan Masyarakat Tahun 2025 (dosen pengampu Surani Hasanati, S.Si. M.Sc. bersama satu Asisten Departemen Dyah Pradjnya Paramitha, S.Si dan lima asisten praktikum Freya A. M. J. Putri, Anisa A. Fatmawati, S.Si., Fathoni Fathurrohman, Jesica E. D. Simangunsong, Intan J. C. Dewi, S.Si., serta 69 praktikan peserta mahasiswa), telah menyelenggarakan kegiatan akademik dengan praktik kepada masyarakat untuk membumikan Ilmu Geografi dan Pembangunan Wilayah pada sekolah jenjang pertama di Kota Yogyakarta.
Upaya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memerlukan riset berkelanjutan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan pembangunan IKN. Dalam hal memperkuat landasan riset tersebut, Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Rini Rachmawati, yang tergabung dalam Riset Kolaborasi Indonesia melakukan studi komparasi ke Myanmar pada Senin (16/11/25) – Sabtu (20/11/25).
Sebagai Ketua Tim, Rini melakukan penelitian di Yangon dan Nay Pyi Taw untuk mengkaji perencanaan dan pengembangan ibu kota lama serta ibu kota baru Myanmar. Temuan dari kegiatan ini akan digunakan sebagai bahan studi komparasi dengan pembangunan IKN di Indonesia.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas 140 wisudawan Program Sarjana pada Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, lulusan perempuan kembali mendominasi dengan jumlah 100 orang, sementara lulusan laki-laki sebanyak 40 orang.
Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., saat membacakan data wisudawan pada Rabu (26/11/2025), menyampaikan bahwa tiga lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi seluruhnya diraih oleh mahasiswa perempuan. Dua berasal dari Program Studi Geografi Lingkungan dan satu dari Program Studi Pembangunan Wilayah.
Upaya menghadapi isu perubahan iklim membuka peluang karier baru bagi lulusan Geografi. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam pembekalan calon wisudawan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode I Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Merapi, Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, alumni Geografi UGM, Fabia Hulwa Shelfia Putri, S.Si., membagikan pengalaman sekaligus memaparkan strategi berkarier di organisasi non-pemerintah (NGO) kepada 140 calon wisudawan.
Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, menyampaikan bahwa geografi merupakan disiplin ilmu yang sangat relevan dalam menjawab isu global, termasuk perubahan iklim. Karena itu, kegiatan pembekalan ini ditujukan agar para wisudawan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi. “Kita akan melihat peluang kerja di sektor NGO sesuai tema hari ini, agar ada gambaran apa saja yang perlu dipersiapkan,” ujarnya.
Dalam rangka mendukung Program UGM Sustainability Campus Action 2025, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada memperkuat literasi keberlanjutan melalui peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam memproduksi informasi publik. Hal tersebut disampaikan Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., dalam Workshop bertema “Basic News Writing for Sustainability” yang diselenggarakan di Ruang Siti Nurbaya Center (SNC), Fakultas Geografi UGM.
“Penyampaian informasi yang menarik, jujur, dan berdampak menjadi kunci agar nilai-nilai keberlanjutan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Dr. Erlis (21/11/25).
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan 72 sekolah dari berbagai daerah di Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta program imersi, program International Undergraduate Program (IUP), peningkatan kompetensi guru, maupun exposure tentang program studi di Fakultas Geografi.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kontribusi pendidikan geografi khususnya dalam merespons isu-isu global yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., dalam Workshop for Educators pada Kamis (20/11/2025) di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM.
Dosen sekaligus Guru Besar Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Rini Rachmawati, berpartisipasi dalam Southeast Asian Regional Studies Exchange Program (SEASREP) yang digelar pada Kamis (13/11) hingga Jumat (14/11). Kegiatan yang berlangsung di Institute of East Asian Studies, Thammasat University, Rangsit Campus, Thailand, tersebut merupakan bagian dari rangkaian “The 30th SEASREP Anniversary”.
Dalam forum akademik internasional ini, Prof. Rini mempresentasikan makalah berjudul “Smart City in Global Perspective: Overview of Smart City Concept and Implementation in ASEAN Countries.” Selain menjadi pemakalah, ia juga bertindak sebagai moderator pada panel diskusi bertemakan “Urban Transformation in Southeast Asia.”
Dalam mendukung visi Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai world class university yang aktif membangun kerja sama global, Fakultas Geografi UGM menjajaki kerja sama program double degree dan magang internasional melalui kunjungan resmi ke dua perguruan tinggi di Taiwan, yakni National Changhua University of Education (NCUE) dan Da-Yeh University (DYU), pada Minggu (2/11) hingga Jumat (7/11).
Pada pertemuan dengan National Changhua University of Education (NCUE), Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, menjelaskan bahwa inisiasi program bersama NCUE membuka peluang kolaborasi lintas fakultas di klaster sains UGM, yang mencakup Fakultas Geografi, Fakultas MIPA, dan Fakultas Biologi. Salah satu rencana yang dibahas yakni rencana pengembangan program lintas jenjang.
Dalam upaya memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan resmi ke National Taiwan Normal University (NTNU) dan National Taiwan University (NTU) pada Minggu (2/11) hingga Jumat (7/11). Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti implementasi program beasiswa dan pertukaran pelajar, baik melalui skema pendanaan pemerintah Taiwan maupun mitra industri di negara tersebut hingga program riset kolaboratif.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Donor Darah dan Cek Mata Gratis bertajuk “A Drop for Humanity”, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta dan Akur Optik. Kegiatan yang diprakasai Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (BEM FGE UGM) melalui Kementerian Sosial Masyarakat sukses dilaksanakan pada Minggu (2/11) di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM.
Sebanyak lebih dari 50 peserta donor darah yang terdiri atas mahasiswa, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum ikut menyemarakkan kegiatan tersebut. Selain kegiatan utama yaitu donor darah, peserta juga berkesempatan mengikuti cek mata gratis yang difasilitasi oleh Akur Optik serta menikmati fun games dalam rangka mempererat kebersamaan antar peserta.

