Perubahan iklim bukan lagi menjadi isu masa depan, melainkan sebuah ancaman yang sudah dirasakan saat ini. Penanganan krisis iklim dirasa memerlukan sinergi dari berbagai pihak agar tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan melalui aksi nyata.
Hal itu disampaikan Dr. Djaka Marwasta, S.Si., M.Si., Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam Dialog Tanggap Bencana bertema Atasi Krisis Iklim demi Masa Depan yang Lebih Aman yang disiarkan melalui Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Yogyakarta pada Selasa (2/6/26) . Menurutnya, penanganan krisis iklim harus melibatkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, media massa, dan masyarakat.


