Jumat, 13 September 2024 – Prodi Pembangunan Wilayah Departemen Geografi Pembangunan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada kembali bekerjasama dengan Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, yang saat ini menginjak tahun ke-3 (tiga) kolaborasi kegiatan praktik lapangan Praktikum Pengembangan Masyarakat di Kemantren Umbulharjo dengan Dosen Pembimbing Surani Hasanati, S.Si., M.Sc. bersama dengan 1 asisten Departemen GP (Shafa Widad Safina, S.Si), 8 asisten praktikum (Sekar Pramudhita Maheswari, Cherlys, Nabilla Anisa Hidayati, Haifa Tri Setyowati, Adellia Putri Rachmasari, Azzahra Lintang Maharani, Nasywa Ramadhisa dan Muhammad Haikal Giffari Atallah) dan 80 mahasiswa. Tahun pertama kolaborasi dilakukan di Kelurahan Sorosutan, tahun kedua di Kelurahan Giwangan, dan tahun ketiga 2024 ini di Kelurahan Warungboto. Adapun pemilihan lokasi di Kalurahan Warungboto juga merupakan bentuk followup kegiatan PP ORMAWA DGP FGE UGM dengan dosen pembimbing Dr. Alia Fajarwati, S.Si., M.IDEA.
SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi, UGM telah menyelenggarakan SDGs Seminar Series pada Launching Laboratorium Kewilayahan dan Tata Ruang Wilayah Departemen Geografi Pembangunan Adapun tema yang diusung adalah “Masa Depan Pembangunan Rendah Karbon Indonesia dalam Perspektif Pembangunan Wilayah”. Hal ini selaras dengan pilar yang diusung dalam SDGs, yakni pilar pembangunan ekonomi berupa tujuan ke-7 “Energi Bersih dan Terjangkau”. Selain itu, tema ini juga selaras dengan pilar pembangunan lingkungan berupa tujuan ke-12 “Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab” dan tujuan ke-13 “Penanganan Perubahan Iklim”. Seminar dilaksanakan secara luring di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada serta dilaksanakan secara daring menggunakan media Zoom meeting, live YouTube, dan live report story Instagram. Pembicara pada seri kali ini adalah Ibu Reny Windyawati, S.T., M.Sc. (Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN), Bapak Dr. Danang Yulisaksono, S.T., M.T. (Kabid Riset Inovasi Daerah dan Pengendalian BAPPEDA Kota Yogyakarta), dan Bapak Dr. Luthfi Muta’ali, S.Si., M.T. (Kepala Laboratorium Kewilayahan, Fakultas Geografi, UGM). Moderator seminar ini adalah Bapak Agung Satriyo Nugroho, S.Si., M.Sc. (Dosen Fakultas Geografi UGM). Welcome remarks diberikan oleh Bapak Dr. Erlis Saputra, M. Si. (Ketua Departemen Geografi Pembangunan Fakultas Geografi UGM). Sambutan seminar diberikan oleh Bapak Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc. (Dekan Fakultas Geografi, UGM.
Narasumber Ibu Reny menyampaikan terkait perubahan iklim dan urgensi pembangunan rendah karbon. Terdapat berbagai kebijakan-kebijakan yang mengacu pada komitmen-komitmen Indonesia terhadap upaya mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim sejak tahun 1994 dengan adanya ratifikasi UNICCC hingga di tahun 2022 dengan adanya enhanced NDC. Salah satu upayanya yaitu pembangunan rendah karbon. Pembangunan rendah karbon termasuk platform baru pembangunan yang bertujuan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan sosial melalui kegiatan pembangunan rendah emisi dam meminimalkan eksploitasi sumberdaya alam dengan dasar utama SDGs ke-13. Kebjikan pemenuhan ruang terbuka, penguatan pengendalian pemanfaatan ruang dan tanah, pengembangan kawasan TOD di Kota, serta reforma agraria termasuk dalam kebijakan spasial dalam mendukung pengurangan dampak perubahan iklim.
Narasumber Bapak Danang membahas terkait implementasi Low Carbon dalam tata ruang di Yogyakarta serta menciptakan kota yang rendah karbon. Emisi gas rumah kaca masih menjadi permasalahan yang ada di Derah Istimewa Yogyakarta. Masalah lain yang belum terselesaikan adalah adanya permasalahan terkait sampah. Kondisi kota yang relatif kecil dan didominasi permukiman menjadikan emisi gas rumah kaca yang hadir kebanyakan berasal dari permukiman dan rumah tangga. Penanganan sampah yang telah dilakukan di Yogyakarta salah satunya adalah pengelolaan RDF. Upaya yang dilakukan Yogyakarta untuk mewujudkan branding “Yogyakarta: Kota Rendah Karbon” adalah penyediaan RTH sesuai ketentuan yang ada. RTH di Yogyakarta saat ini baru berkisar di angka 23% saja, dan masih didominasi RTH privat.
Narasumber Bapak Luthfi memaparkan terkait peran perguruan tinggi dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon. Perhatian terhadap masalah iklim muncul dari kekhawatiran manusia terhadap kondisi bumi yang kian mengalami penurunan. Segala bentuk kebijakan, aturan, dan kesepakatan adalah tindak lanjut dari kepedulian terhadap masalah tersebut. Dalam mengatasi masalah iklim ini upaya utama yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan controlling terhadap serapan dan tangkapan emisi. Berbagai permasalahan terkait iklim nyatanya dapat digunakan sebagai kajian riset yang menarik bagi mahasiswa terutama mahasiswa geografi. Pemikiran-pemikiran itu dapat menjadi sumbangsih universitas terkait inovasi yang relevan dengan penyelesaian masalah iklim yang ada.
Sesi terakhir pada seminar ini merupakan sesi diskusi interaktif dari peserta yang terdiri tidak hanya dari unsur mahasiswa, tetapi juga dosen dari berbagai perguruan tinggi baik negeri dan swasta di seluruh Indonesia, pemerintah, private sektor, praktisi-pemerhati SDGs, serta masyarakat umum.
Terima kasih banyak kami haturkan kepada Ibu/Bapak yang telah berkenan hadir dalam SDG’s Seminar Series. Kami juga memohon maaf sebesar-besarnya atas segala yang tidak berkenan. Sekaligus mengundang Ibu/Bapak untuk berkenan hadir kembali dan mengajak kolega pada SDGs Seminar Series berikutnya dengan tema dan bahasan yang tidak kalah menarik. Terus ikuti perkembangan kami melalui https://lynk.id/sdgsseminarseries
Salam SDGs
Fakultas Geografi UGM selaku salah satu pelaksana (Implementing Partner/IP) program FOLU Net Sink 2030 Indonesia melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas Pemangku Kepentingan di DAS Rokan guna mendukung Program FOLU Net Sink 2030 melalui “Pelatihan Sustainable Land Restoration pada Lahan Kritis di Indonesia yang mendukung FOLU Net Sink 2030”. Pelatihan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dari mitra prioritas guna menjalin kerja sama lebih lanjut dalam pelaksanaan program FOLU Net Sink selanjutnya. Selain itu, pelatihan ini juga bermanfaat untuk menghimpun informasi berkaitan dengan praktik baik restorasi lahan berkelanjutan (Sustainable Land Restoration) yang berhubungan langsung dengan peningkatan cadangan atau penurunan emisi karbon yang telah diimplementasikan di lokus-lokus kajian agar dapat disebarluaskan melalui Geoportal di masa mendatang.
Yogyakarta, 1 Agustus 2024 — Pionir Geospace 2024 resmi dimulai pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2024, menyajikan tema “Geography in Action: Empowering Through Spatial Understanding” yang berfokus pada pemberdayaan Geograf Muda melalui pemahaman spasial yang mendalam dan kolaboratif. Acara tahunan ini dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif kepada peserta tentang potensi geografi dan aplikasi teknologi terkini dalam ilmu geografi.
Acara Pionir Geospace tahun ini dimulai dengan upacara pembukaan yang meriah, di mana Dr. Danang Sri Hadmoko memberikan sambutan penuh semangat mengenai pentingnya pemahaman spasial dalam dunia yang terus berkembang. Sesuai dengan tema tahun ini, sesi utama “Geography on View (GoV)” pada 31 Juli 2024, diadakan di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM. Tema seminar ini adalah “Enhancing Spatial Awareness through Technology and Innovation,” yang menyoroti bagaimana teknologi dan inovasi dapat meningkatkan kesadaran spasial.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar SDGs Seminar Series ke-103 dengan mengusung tema “Aksi Iklim Menuju SDG 13: Implementasi Komitmen Adaptasi Global di Level Lokal”. Seminar ini menyoroti pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seminar yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Pembicara utama dalam acara ini adalah Bapak Stanislaus Risadi Apresian, S.IP., M.A., Ph.D., seorang peneliti dari School of Politics and International Studies, University of Leeds. Sesi ini dimoderatori oleh Bapak Hafidz Wibisono, S.T., M.T., Ph. D., Koordinator SDGs Forum–SDGs Seminar Series Fakultas Geografi, UGM.
Yogyakarta, 18 Juli 2024 – Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), selaku Implementing Partner (IP) dalam Program FOLU Net Sink 2030 Indonesia, telah menyelenggarakan workshop kedua bertajuk “Workshop Implementasi Program FOLU Net Sink 2030 antara Mitra dengan Implementing Partner Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.” Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara Work Package (WP) dengan mitra prioritas guna memajukan pelaksanaan program FOLU Net Sink di masa depan, serta menyebarluaskan praktik terbaik Ecosystem-based Approach (EbA) terkait peningkatan cadangan dan penurunan emisi karbon melalui Geoportal.
Jumat, 7 Juni 2024 – Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar seremoni pembukaan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-61 Fakultas Geografi dengan tema “Geografi Menuju Emisi Rendah Karbon”.. Acara tersebut dihadiri oleh dosen dan tenaga kependidikan, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta sejumlah mitra strategis.
Diawali dengan senam bersama, laporan kegiatan Dies Natalis ke-61 Fakultas Geografi disampaikan oleh M. Isnaini Sadali, S.Si., M.Sc., selaku Ketua Panitia, sekaligus peluncuran logo dan tema Dies Natalis. Sambutan & Pembukaan kemudian diberikan oleh Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., selaku Dekan Fakultas Geografi UGM. Acara dilanjutkan dengan doa dan ditutup dengan hiburan dari Bengkel Kesenian Geografi. “Tema ini adalah untuk merespon isu global terkait keberlanjutan, perubahan iklim, dan kelestarian lingkungan. Tema ini mirip dengan tema dies natalis sebelumnya karena merupakan kesinambungan dari isu-isu yang dihadapi, yang membutuhkan kerja keras dan konsistensi demi masa depan yang berkelanjutan,” ujar Danang.

Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengumumkan langkah lanjutan dalam kerja sama strategisnya dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Pada hari Jumat, tanggal 16 Februari, pihak UGM dan Direktorat Jenderal Perkebunan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dirancang untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas Penyusunan Peta Kesesuaian Lahan Komoditas Perkebunan Berbasis Data Spasial Perkebunan Berkelanjutan, menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Terintegrasi Perkebunan (SICANTIK).
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dengan bangga menyerahkan Peta Kampus 2023 dan Atlas Sejarah UGM dalam sebuah acara penyerahan laporan Kegiatan Hibah Pembuatan Atlas Historis Cetak dan Digital Sejarah Kampus Universitas Gadjah Mada yang diadakan di Rektorat UGM pada tanggal 13 Desember 2023. Peta Kampus 2023 dan Atlas Sejarah UGM tersebut diserahkan kepada Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D.
Proyek Peta Kampus 2023 dan Atlas Sejarah UGM merupakan hasil karya Tim Laboratorium Kartografi Departemen Sains Informasi Geografi (SAIG) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada yang diketuai oleh Dr. Sudaryatno, M.Si.
Karst area constantly experiences pressure from exploitation and utilization, exacerbating its already fragile and vulnerable ecosystem condition. Limestone mining, agriculture, and over tourism become prominent activities that threaten the integrity and sustainability of the karst area. To address those issues, the International Research Centre of Karst (IRCK) based at the Institute of Karst Geology, Chinese Academy of Geological Sciences under the auspices of UNESCO host the 15th International Training Course from May 16th-29th, 2023.

